BeritaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Sukabumi Minggu Pagi, Getaran Dirasakan hingga Cianjur

Published Oktober 4, 2026 · Updated Oktober 4, 2026 · By Elizabeth Anderson - beritanaya.com

Foto : Elizabeth Anderson - beritanaya.com

Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Sukabumi pada Minggu Pagi

Beritanaya.com – Gempa 4 1 Magnitudo Guncang Sukabumi pada Minggu pagi, 4 Oktober 2026. Guncangan gempa tektonik ini dirasakan warga di sejumlah wilayah Jawa Barat, termasuk Palabuhanratu dan Cianjur. Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kekuatan gempa tercatat magnitudo 4,1.

Pusat gempa berada di laut, di sebelah tenggara Kabupaten Sukabumi. Meski kekuatannya relatif sedang, getaran tetap dirasakan oleh warga yang berada di sekitar wilayah terdampak. Intensitas getaran di Palabuhanratu dan Cianjur dilaporkan berada pada kisaran II–III Modified Mercalli Intensity atau MMI.

Gempa Terjadi Pukul 08.31 WIB

Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II, Ana Oktavia Setiowati, menyampaikan bahwa gempa terjadi pada pukul 08.31.57 WIB. Episenter gempa berada pada koordinat 7,43 derajat Lintang Selatan dan 106,69 derajat Bujur Timur.

“Gempa terjadi pada pukul 08.31.57 WIB. Episenter gempa berada pada koordinat 7,43 Lintang Selatan dan 106,69 Bujur Timur,” kata Ana dalam keterangan resminya.

Lokasi pusat gempa tersebut berada sekitar 51 kilometer di sebelah tenggara Kabupaten Sukabumi. Kedalaman sumber gempa tercatat mencapai 23 kilometer. Informasi mengenai lokasi dan kedalaman ini penting untuk membantu masyarakat memahami karakter guncangan yang terjadi.

BMKG mengategorikan peristiwa tersebut sebagai gempa dangkal. Aktivitas sesar aktif bawah laut diduga menjadi pemicu gempa di perairan tenggara Sukabumi tersebut. Gempa dangkal dapat terasa cukup jelas, terutama bagi warga yang berada tidak terlalu jauh dari pusat gempa.

Getaran Terasa hingga Palabuhanratu dan Cianjur

Gempa 4 1 Magnitudo Guncang Sukabumi juga terasa di Palabuhanratu dan Cianjur dengan intensitas II–III MMI. Pada skala ini, getaran umumnya dirasakan nyata oleh sebagian orang yang berada di dalam rumah. Sensasinya sering digambarkan seperti kendaraan besar yang melintas di dekat bangunan.

Intensitas MMI tidak sama dengan magnitudo. Magnitudo menunjukkan ukuran energi yang dilepaskan dari sumber gempa, sedangkan MMI menggambarkan seberapa kuat getaran dirasakan di lokasi tertentu. Karena itu, satu gempa dapat dirasakan dengan tingkat yang berbeda di setiap daerah.

Perbedaan getaran dipengaruhi oleh jarak dari episenter, kedalaman gempa, kondisi tanah, serta struktur bangunan di sekitar warga. Masyarakat yang berada di atas tanah lunak atau di dalam bangunan tertentu dapat merasakan getaran lebih kuat dibandingkan warga di lokasi lain.

Hingga informasi ini disampaikan, data utama BMKG menunjukkan pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 23 kilometer. Warga yang sempat merasakan guncangan diimbau tidak panik dan tetap memperhatikan pembaruan informasi dari lembaga resmi.

Langkah Aman Setelah Merasakan Gempa

Warga Sukabumi, Palabuhanratu, dan Cianjur yang merasakan guncangan dapat memeriksa kondisi rumah setelah situasi aman. Perhatikan retakan pada dinding, bagian bangunan yang tampak rusak, instalasi listrik, serta benda berat yang berisiko jatuh. Pemeriksaan sederhana dapat membantu mencegah bahaya lanjutan di dalam rumah.

Jika gempa kembali terjadi saat berada di dalam ruangan, segera lindungi kepala dan menjauh dari kaca, lemari tinggi, rak, atau benda gantung. Setelah guncangan berhenti, keluar secara tertib menuju area terbuka apabila kondisi bangunan tidak meyakinkan. Hindari menggunakan lift dan jangan berdesakan saat bergerak menuju tempat aman.

Bagi warga yang berada di kawasan pesisir, kewaspadaan tetap diperlukan setelah terjadi gempa. Namun, setiap keputusan harus mengikuti kondisi di lapangan dan arahan resmi dari pihak berwenang. Jangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena pesan berantai dapat menimbulkan kepanikan.

Gempa 4 1 Magnitudo Guncang Sukabumi menjadi pengingat bahwa masyarakat perlu memahami langkah dasar kesiapsiagaan. Memastikan jalur keluar rumah, menyimpan nomor darurat, dan mengetahui titik kumpul keluarga dapat membantu warga bertindak lebih tenang ketika terjadi guncangan.

FAQ Gempa Sukabumi

Di mana pusat gempa Sukabumi? Pusat gempa berada di laut, sekitar 51 kilometer di sebelah tenggara Kabupaten Sukabumi, pada koordinat 7,43 Lintang Selatan dan 106,69 Bujur Timur.

Kapan gempa terjadi? Gempa terjadi pada Minggu, 4 Oktober 2026, pukul 08.31.57 WIB.

Wilayah mana yang merasakan getaran? Getaran dirasakan di Palabuhanratu dan Cianjur dengan intensitas II–III MMI.

Apa yang perlu dilakukan warga setelah gempa? Tetap tenang, periksa kondisi bangunan dan instalasi listrik, hindari bagian rumah yang rusak, serta pantau informasi resmi BMKG dan pihak berwenang.

Related Reading