BeritaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

24 Grup Band Ramaikan Festival Parade Band Sejabodetabek 2026

Published Oktober 26, 2026 · Updated Oktober 26, 2026 · By Daniel Moore - beritanaya.com

Foto : Daniel Moore - beritanaya.com

Festival Parade Band Sejabodetabek 2026 Hadirkan 24 Band Lokal di Kemang

Beritanaya.com – Semangat untuk kembali menghidupkan ruang pertemuan para musisi lokal menjadi warna utama Festival Parade Band Sejabodetabek 2026. Sebanyak 24 grup band pilihan dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi tampil dalam kegiatan yang berlangsung di DeHeng House, Kemang, Jakarta Selatan, pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Festival ini merupakan hasil kolaborasi Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia atau DPD PAPPRI DKI Jakarta dengan Ussy Pieters Entertainment. Ajang tersebut menjadi kolaborasi perdana kedua pihak sekaligus langkah awal kepengurusan DPD PAPPRI DKI Jakarta setelah sempat tidak aktif selama dua tahun.

Ruang Apresiasi untuk Musisi Jabodetabek

Keberadaan festival ini tidak hanya dimaksudkan sebagai rangkaian pertunjukan musik. Acara tersebut dirancang menjadi wadah apresiasi bagi band-band lokal yang terpilih, sekaligus kesempatan untuk memperlihatkan kemampuan mereka di hadapan publik dan sesama pelaku musik.

Partisipasi 24 grup band juga menunjukkan besarnya minat musisi dari wilayah Jabodetabek untuk terlibat. Jumlah peserta akhirnya dibatasi pada angka tersebut, meski peminat yang ingin ikut ambil bagian cukup banyak. Pembatasan itu membuat penyelenggara dapat menyusun rangkaian penampilan dengan lebih terarah.

Para peserta tidak dipilih untuk menghadirkan satu corak musik yang sama. Kurasi dilakukan dengan mempertimbangkan perbedaan genre agar tiap penampilan memiliki karakter tersendiri. Dengan pendekatan itu, penonton dapat menikmati variasi warna musik dari band-band yang tampil sepanjang festival.

Gebrakan Awal Kepengurusan DPD PAPPRI DKI Jakarta

Ketua Umum DPD PAPPRI DKI Jakarta, Ussy Pieters, menempatkan Festival Parade Band Sejabodetabek 2026 sebagai program pembuka yang penting bagi organisasi tersebut. Ia ingin aktivitas musik di lingkungan DPD PAPPRI DKI Jakarta kembali bergerak setelah masa vakum.

“Jadi ini saya bikin gebrakan pertama saya sebagai ketua untuk DKI karena selama ini DKI vakum dua tahun. Jadi saya menggerakkan lagi karena ini kan musik, PAPPRI kan musik. Jadi saya membuat festival parade band se-Jabodetabek yang kebetulan memang 24. Banyak banget yang mau ikut tapi saya tutup karena bisa 24 aja, ya,” ujar Ussy Pieters.

Pernyataan itu menegaskan bahwa festival diposisikan sebagai titik awal untuk membangun kembali interaksi di antara musisi. Musik membutuhkan ruang tampil, perjumpaan, dan pertukaran gagasan agar para pelakunya dapat terus berkarya. Dalam konteks tersebut, kegiatan seperti parade band dapat menjadi tempat yang mempertemukan band lokal dari berbagai wilayah dalam satu panggung.

Ussy Pieters Entertainment mengambil peran dalam kolaborasi ini pada saat DPD PAPPRI DKI Jakarta memasuki fase pengaktifan kembali kegiatan organisasi. Kehadiran festival menjadi penanda bahwa perhatian terhadap musisi, pencipta lagu, penyanyi, serta pelaku seni musik tetap menjadi bagian penting dari arah gerak PAPPRI di Jakarta.

Memulihkan Antusiasme Musik Pascapandemi

Selain menjadi program organisasi, Festival Parade Band Sejabodetabek 2026 membawa semangat pemulihan setelah masa sulit yang dialami dunia musik akibat pandemi. Periode tersebut memberi dampak besar pada kesempatan tampil dan intensitas pertemuan langsung di antara pelaku musik. Karena itu, penyelenggaraan panggung bersama dipandang memiliki arti lebih luas daripada sekadar hiburan.

Festival di Kemang ini memberi kesempatan kepada band terpilih untuk tampil dalam lingkungan yang menghargai keberagaman karya. Setiap grup membawa identitas musik masing-masing, sehingga acara tidak berpusat pada satu selera atau satu bentuk penampilan saja. Keberagaman genre menjadi bagian dari konsep yang disiapkan untuk menjaga pengalaman penonton tetap dinamis.

Bagi band lokal, tampil di festival dapat menjadi momen untuk memperkenalkan karakter musikal mereka kepada audiens yang lebih beragam. Di sisi lain, publik memperoleh kesempatan menyaksikan potensi musisi dari wilayah Jabodetabek dalam satu agenda. Pertemuan antara musisi dan penonton semacam ini ikut memperkuat ekosistem pertunjukan musik di tingkat lokal.

Seleksi Peserta Menjaga Ragam Penampilan

Keputusan membatasi jumlah peserta menjadi 24 grup tidak terlepas dari kebutuhan menjaga kualitas dan keberagaman festival. Setiap band dipilih dengan melihat genre yang dibawa, sehingga susunan penampil tidak menampilkan warna musik yang seragam. Cara ini memberi ruang bagi penonton untuk menemukan pengalaman berbeda dari satu penampilan ke penampilan berikutnya.

Festival Parade Band Sejabodetabek 2026 pun menjadi ajang yang mempertemukan semangat organisasi, inisiatif promotor, dan kreativitas band-band lokal. Digelar di kawasan Kemang yang dikenal sebagai salah satu titik aktivitas seni dan hiburan di Jakarta Selatan, acara tersebut menghadirkan panggung bagi 24 grup terpilih untuk menunjukkan karya mereka.

Melalui kolaborasi DPD PAPPRI DKI Jakarta dan Ussy Pieters Entertainment, festival ini menandai dimulainya kembali aktivitas yang berfokus pada musik setelah masa vakum kepengurusan. Kehadirannya sekaligus membawa harapan agar ruang apresiasi, interaksi, dan kesempatan tampil bagi musisi Jabodetabek dapat terus tumbuh.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is 24 Grup Band Ramaikan Festival Parade?

24 Grup Band Ramaikan Festival Parade is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does 24 Grup Band Ramaikan Festival Parade matter?

24 Grup Band Ramaikan Festival Parade matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.