BeritaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

3 Begal Ini Mengaku Polisi saat Beraksi di Kabupaten Bandung

Published Oktober 24, 2026 · Updated Oktober 24, 2026 · By Daniel Moore - beritanaya.com

Foto : Daniel Moore - beritanaya.com

3 Begal Ini Mengaku Polisi saat Beraksi di Kabupaten Bandung

Beritanaya.com – Polisi menangkap tiga pria yang diduga terlibat pencurian dengan kekerasan terhadap seorang pengendara motor di Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. Dalam menjalankan aksinya, 3 Begal Ini Mengaku Polisi untuk membuat korban berhenti dan mengikuti perintah mereka.

Tiga tersangka tersebut berinisial DR (34), DS (36), dan RA (23). Mereka diduga merampas sepeda motor Honda PCX putih serta telepon genggam milik korban, Rd Egi Indra Mulyana. Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 11 Oktober 2026, sekitar pukul 01.30 WIB.

Korban Dihentikan di Jalan Raya Bandung-Tasikmalaya

Kejadian bermula saat korban bersama seorang saksi berada di Jalan Raya Bandung-Tasikmalaya, tepatnya di Kampung Andir, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. Kawasan tersebut menjadi lokasi para pelaku menjalankan modus dengan menyamar sebagai aparat.

Ketiganya datang menggunakan mobil Daihatsu Ayla berwarna merah. Mereka kemudian menghentikan korban dan mengaku sebagai anggota kepolisian. Pengakuan itu diduga digunakan agar korban merasa tidak memiliki pilihan selain mematuhi arahan yang diberikan.

Setelah korban berhenti, para pelaku diduga melakukan kekerasan. Korban disebut dipukul dan diancam sebelum telepon genggam serta kunci motor Honda PCX miliknya diambil. Ancaman pembunuhan membuat korban memilih menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.

Sepeda motor korban lalu dibawa oleh para pelaku. Kendaraan tersebut diduga akan dijual setelah berhasil dikuasai. Modus semacam ini menunjukkan bahwa pelaku kejahatan dapat memanfaatkan identitas palsu untuk menekan korban, terutama ketika situasi jalan sedang sepi.

Polisi Menangkap Tiga Tersangka

Korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Nagreg pada Senin, 12 Oktober. Sehari setelah laporan dibuat, polisi mengamankan DR, DS, dan RA untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolresta Bandung Kombes Tri Suhartanto menjelaskan bahwa kelompok tersebut diduga memakai pengakuan berbeda ketika beraksi di wilayah lain. Di Kabupaten Bandung, mereka mengaku sebagai polisi. Sementara itu, di wilayah Garut mereka disebut pernah mengatasnamakan Badan Narkotika Nasional atau BNN.

“Kalau di wilayah Garut mereka mengaku-ngaku sebagai anggota BNN, kalau di wilayah Polresta Bandung ini dia mengaku sebagai anggota kepolisian hal tersebut dilakukan agar memudahkan korban melakukan curas,” kata Kombes Tri.

Pengakuan palsu sebagai aparat menjadi bagian dari modus yang dapat membuat korban merasa takut atau ragu untuk melawan. Dalam perkara ini, 3 Begal Ini Mengaku Polisi diduga demi memudahkan aksi pencurian dengan kekerasan terhadap korban di Nagreg.

Waspada Saat Dihentikan Orang yang Mengaku Petugas

Kasus ini menjadi pengingat bagi pengendara untuk tetap waspada, khususnya saat melintas di jalan yang minim penerangan atau jauh dari keramaian. Sikap hati-hati tidak berarti mengabaikan petugas resmi, tetapi memastikan bahwa kondisi di sekitar cukup aman sebelum berhenti.

Apabila merasa curiga terhadap orang yang mengaku sebagai aparat, pengendara dapat berusaha menuju lokasi yang lebih terang dan ramai selama keadaan memungkinkan. Menghubungi keluarga, meminta bantuan warga sekitar, atau mencari pos keamanan terdekat dapat menjadi pilihan ketika merasa terancam.

Dalam situasi yang berisiko, keselamatan diri harus menjadi prioritas. Korban juga dapat mengingat ciri pelaku, kendaraan yang digunakan, warna kendaraan, arah pelarian, dan waktu kejadian apabila hal tersebut dapat dilakukan tanpa membahayakan diri sendiri.

Informasi tersebut dapat membantu polisi dalam mengidentifikasi pelaku dan menelusuri rangkaian kejadian. Penangkapan tiga tersangka ini menjadi bagian dari penanganan hukum atas dugaan pencurian dengan kekerasan yang dialami korban di wilayah Nagreg.

FAQ

Apa modus yang digunakan para pelaku?

Para pelaku diduga menghentikan korban dengan mengaku sebagai anggota kepolisian. Setelah korban berhenti, mereka diduga melakukan kekerasan dan mengambil telepon genggam serta sepeda motor korban.

Di mana peristiwa begal bermodus polisi itu terjadi?

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Bandung-Tasikmalaya, Kampung Andir, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung.

Apa yang sebaiknya dilakukan jika curiga terhadap orang yang mengaku petugas?

Usahakan tetap tenang, cari tempat yang ramai dan terang jika memungkinkan, serta minta bantuan warga atau pihak keamanan. Jangan mengambil tindakan yang dapat meningkatkan risiko terhadap keselamatan diri.

Related Reading