BeritaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Anggota TNI Kena Anak Panah Pelaku Tawuran di Makassar

Published Oktober 28, 2026 · Updated Oktober 28, 2026 · By Susan Brown - beritanaya.com

Foto : Susan Brown - beritanaya.com

Tujuh Orang Diamankan Usai Anggota TNI Terluka akibat Anak Panah di Makassar

Beritanaya.com – Polrestabes Makassar menangkap tujuh orang yang diduga terlibat dalam peristiwa penyerangan terhadap seorang anggota TNI di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Insiden tersebut terjadi ketika korban melintas di Jalan Urip Sumoharjo, tepatnya di depan Kampus Bosowa, pada Minggu (25/10) sekitar pukul 02.00 WITA.

Korban mengalami luka akibat anak panah yang mengenai bagian perut bawah, dengan posisi luka mendekati area selangkangan. Seusai kejadian, anggota TNI tersebut sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Ibnu Sina yang berada tidak jauh dari lokasi penyerangan.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menyampaikan bahwa aparat bergerak melakukan penyelidikan segera setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut. Upaya itu berujung pada penangkapan tujuh orang yang kini menjalani pemeriksaan.

“Untuk kasus ini, ada tujuh orang pelaku ditangkap. Empat orang masih di bawah umur dan tiga orang dewasa. Saat ini sedang dalam proses pemeriksaan,” ujar Kombes Pol Arya Perdana, Selasa.

Perjalanan menuju CPI Berakhir dengan Penyerangan

Pada waktu kejadian, korban disebut sedang dalam perjalanan dari kesatuannya menuju Kawasan Central Point of Indonesia atau CPI di Jalan Tanjung Bunga, Makassar. Saat melintasi ruas Jalan Urip Sumoharjo, ia berhadapan dengan sekelompok anak muda yang membawa senjata tajam.

Dalam situasi itu, korban menjadi sasaran anak panah. Serangan tersebut bukan hanya menimbulkan luka fisik, tetapi juga menjadi perhatian serius karena terjadi di jalan umum pada dini hari, saat warga lain masih mungkin melintas di kawasan tersebut.

“Korban ini sedang berangkat keluar dari kesatuannya menuju ke CPI. Saat melintas di depan Kampus Bosowa Jalan Urip Sumoharjo dihadang anak-anak muda yang membawa senjata tajam. Korban lalu dipanah, kena di bagian perut bawah, sudah mendekati selangkangannya,” kata Arya.

Penanganan medis terhadap korban dilakukan setelah penyerangan. Sementara itu, penyidik menelusuri identitas pihak-pihak yang diduga berada di lokasi serta peran masing-masing dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Empat Terduga Pelaku Masih Anak-anak

Tujuh orang yang ditangkap memiliki rentang usia 14 hingga 19 tahun. Mereka masing-masing berinisial R (14), B (16), RS (19), F (16), I (15), A (15), dan AKB (18). Dari jumlah tersebut, empat orang masih berstatus di bawah umur, sedangkan tiga lainnya telah dewasa.

Perbedaan usia tersebut menjadi bagian penting dalam proses pemeriksaan. Kasus yang melibatkan anak berhadapan dengan hukum memerlukan penanganan yang memperhatikan ketentuan khusus, di samping tetap mengusut dugaan tindak pidana yang terjadi.

Aparat masih memeriksa para terduga pelaku untuk mendalami keterlibatan mereka. Pengungkapan ini juga menyoroti bahaya keterlibatan remaja dalam konflik antarkelompok, khususnya ketika senjata tajam, ketapel, dan anak panah telah dipersiapkan sebelum aksi dilakukan.

Diduga Bermaksud Tawuran, Korban Salah Sasaran

Dari hasil interogasi awal, kelompok tersebut diduga telah menyiapkan aksi tawuran dengan kelompok lain. Sejumlah alat yang disebut dipersiapkan meliputi senjata tajam, ketapel, serta busur dan anak panah.

Namun, rencana itu berakhir dengan penyerangan terhadap orang yang bukan menjadi sasaran kelompok tersebut. Anggota TNI yang sedang melintas justru terkena anak panah dan mengalami luka serius di bagian bawah perut.

Kesalahan sasaran dalam peristiwa seperti ini memperlihatkan risiko luas dari kekerasan jalanan. Ketika kelompok membawa benda berbahaya ke ruang publik, ancaman tidak hanya tertuju kepada pihak yang dianggap lawan, melainkan juga kepada pengguna jalan dan warga sekitar yang tidak terkait konflik.

Polisi mendalami motif para terduga pelaku. Arya menjelaskan bahwa dugaan motif berkaitan dengan keinginan membalas dendam terhadap kelompok tertentu serta pencarian terhadap pihak yang dianggap lawan untuk melakukan tindakan kriminal.

Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk mengurai latar belakang konflik tersebut, termasuk perencanaan aksi, penggunaan senjata, dan peran setiap orang yang telah diamankan. Langkah ini penting agar penanganan perkara tidak berhenti pada pelaku yang tertangkap, tetapi juga dapat memberi gambaran utuh mengenai pemicu kekerasan tersebut.

Penindakan Tegas terhadap Tawuran

Penangkapan tujuh orang ini merupakan bagian dari tindakan tegas Polrestabes Makassar terhadap tawuran dan kekerasan yang menggunakan senjata. Peristiwa di Jalan Urip Sumoharjo menunjukkan bahwa aksi antarkelompok dapat berkembang menjadi ancaman serius dalam waktu singkat, terutama pada jam-jam sepi.

Pengawasan keluarga, lingkungan sekolah, dan masyarakat memiliki arti penting untuk mencegah anak-anak serta remaja terlibat dalam kelompok yang menormalisasi kekerasan. Keberadaan alat seperti busur, anak panah, ketapel, dan senjata tajam dalam rencana tawuran juga patut menjadi perhatian karena dampaknya bisa berakibat fatal.

Bagi warga yang menemukan atau mengetahui potensi keributan di lingkungan sekitar, kewaspadaan dan pelaporan cepat kepada pihak berwenang dapat membantu mencegah kekerasan sebelum terjadi. Dalam kasus ini, respons penyelidikan setelah kejadian memungkinkan aparat mengidentifikasi dan menangkap para terduga pelaku.

Proses hukum terhadap tujuh orang tersebut masih berjalan. Sementara korban telah mendapatkan penanganan setelah mengalami luka akibat anak panah dalam perjalanan menuju kawasan CPI pada dini hari.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Anggota TNI Kena Anak Panah Pelaku?

Anggota TNI Kena Anak Panah Pelaku is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Anggota TNI Kena Anak Panah Pelaku matter?

Anggota TNI Kena Anak Panah Pelaku matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.