BeritaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Erick Thohir Bicara soal Tekanan Terhadap John Herdman, Kejam

Published September 30, 2026 · Updated September 30, 2026 · By Anthony Jones - beritanaya.com

Foto : Anthony Jones - beritanaya.com

Hasil Imbang Kontra Malaysia Menambah Sorotan untuk John Herdman

Beritanaya.com – Tekanan terhadap John Herdman kembali menguat setelah Timnas Indonesia bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (28/9) malam itu membuat skuad Garuda belum mendapatkan kemenangan di fase grup.

Situasi Indonesia dalam pertandingan tersebut tidak mudah. Tim harus menuntaskan laga dengan 10 pemain setelah Thom Haye menerima kartu merah. Kondisi itu membuat upaya mencari gol kemenangan menjadi semakin berat, hingga duel melawan Malaysia berakhir dengan skor 0-0.

Hasil tersebut memicu respons keras dari sebagian penonton di SUGBK. Seusai pertandingan, nama mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong sempat diteriakkan dari tribune. Reaksi itu menunjukkan besarnya harapan publik terhadap tim nasional, sekaligus menjadi tanda bahwa Herdman sedang berada dalam perhatian besar.

Erick Thohir Menilai Kritik sebagai Konsekuensi

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menanggapi atmosfer tekanan yang mengarah kepada Herdman. Ia memandang kritik terhadap pelatih merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sepak bola, terutama ketika sebuah tim belum mampu memperoleh hasil yang diharapkan.

Erick menyampaikan pandangannya saat hadir menyaksikan pertandingan Grup B FIFA ASEAN Cup di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9) malam. Ia menilai pelatih di negara-negara Asia Tenggara lain juga menghadapi tuntutan tinggi dari publik dan pendukung timnya masing-masing.

Saya rasa ya kembali. Kalau kita lihat pelatih Tailan, pelatih Malaysia, pelatih Vietnam pasti juga penuh kritik. Memang sepak bola seperti itu, cukup kejam, tetapi itulah konsekuensi memegang hal dan pimpinan seperti itu.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa posisi pelatih nasional selalu berada dekat dengan evaluasi publik. Setiap hasil pertandingan, terutama saat tim gagal menang, akan memunculkan perdebatan tentang pilihan pemain, strategi, serta arah permainan yang diterapkan.

Laga Bangladesh Menjadi Penentu Berikutnya

Perhatian kini beralih ke pertandingan terakhir Indonesia di Grup A melawan Bangladesh. Duel itu menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk memperbaiki hasil setelah hanya meraih satu poin dari pertandingan melawan Malaysia.

Tekanan yang mengelilingi Herdman menjelang laga tersebut tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir. Publik juga akan mencermati respons tim setelah bermain dalam situasi sulit akibat kartu merah Thom Haye. Kemampuan pemain menjaga ketenangan, membangun serangan, dan memaksimalkan peluang akan menjadi bagian penting dari penilaian pada pertandingan berikutnya.

Dalam turnamen fase grup, satu hasil imbang memang dapat memengaruhi suasana di sekitar tim, tetapi pertandingan berikutnya tetap membuka ruang untuk merespons. Karena itu, laga melawan Bangladesh akan membawa arti penting bagi Indonesia, baik dalam persaingan Grup A maupun dalam upaya meredakan sorotan terhadap staf pelatih.

Suporter Indonesia dikenal memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan tim nasional. Antusiasme di stadion dapat menjadi dorongan besar ketika permainan berjalan baik, tetapi kekecewaan juga cepat muncul ketika hasil tidak sesuai harapan. Teriakan nama Shin Tae-yong setelah laga melawan Malaysia menjadi salah satu gambaran dari dinamika tersebut.

Di sisi lain, Herdman tetap harus menghadapi tuntutan yang melekat pada pekerjaannya. Seorang pelatih dituntut mempersiapkan tim, menentukan pendekatan pertandingan, serta mengambil keputusan di tengah tekanan hasil. Dalam kondisi seperti ini, performa di lapangan biasanya menjadi jawaban paling nyata atas berbagai perdebatan yang berkembang.

Indonesia gagal menambah tiga poin di Jakarta, namun perjalanan di Grup A belum berhenti. Pertandingan melawan Bangladesh akan menjadi momen penting bagi skuad Garuda untuk menunjukkan reaksi setelah hasil imbang melawan Malaysia dan menjawab ekspektasi besar yang terus mengiringi perjalanan tim nasional.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Erick Thohir Bicara soal Tekanan Terhadap?

Erick Thohir Bicara soal Tekanan Terhadap is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Erick Thohir Bicara soal Tekanan Terhadap matter?

Erick Thohir Bicara soal Tekanan Terhadap matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.