BeritaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Massa Berpakaian Hitam-Hitam Penyerang Truk Polisi di Bandung Lagi Diburu

Published Oktober 21, 2026 · Updated Oktober 21, 2026 · By Elizabeth Anderson - beritanaya.com

Foto : Elizabeth Anderson - beritanaya.com

Polisi Telusuri Penyerangan Truk Dalmas di Kawasan Dago Bandung

Beritanaya.com – Petugas Kepolisian Resor Kota Besar Bandung masih melakukan pengejaran dan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang diduga menyerang truk Pengendali Massa atau Dalmas Polri di Jalan Ir H Djuanda, kawasan Dago, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Selasa malam (20/10/20026).

Insiden itu mengakibatkan tiga anggota kepolisian mengalami luka. Mereka sempat terkena serangan pada bagian kepala serta tangan, lalu segera dievakuasi untuk memperoleh perawatan medis di rumah sakit.

Penyelidikan Dilakukan untuk Mengungkap Pelaku

Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi menyampaikan bahwa penanganan perkara masih berjalan. Aparat berfokus mengidentifikasi orang-orang yang terlibat sekaligus mengumpulkan keterangan dan bukti dari lokasi kejadian.

“Intinya kasus ini akan kami lidik secara saintifik dan investigasi,” kata Kombes Dedi saat dikonfirmasi di Bandung.

Pendekatan penyelidikan secara saintifik mengarah pada pengumpulan unsur pembuktian yang dapat membantu memperjelas rangkaian peristiwa. Dalam kasus semacam ini, penyidik perlu menelusuri kejadian secara utuh, mulai dari situasi sebelum serangan hingga arah pergerakan kelompok yang diduga terlibat setelah insiden berlangsung.

Langkah tersebut juga penting untuk menentukan peran setiap pihak yang terlibat. Polisi belum memerinci jumlah pelaku maupun identitas orang-orang yang diburu dalam penyerangan terhadap kendaraan dinas tersebut.

Truk Diserang Saat Melintas

Dedi menjelaskan, truk Dalmas sedang melaju di Jalan Ir H Djuanda sebelum mendapat serangan mendadak dari sekelompok orang. Kendaraan itu menjadi sasaran lemparan berbagai benda dan bahan yang berpotensi membahayakan petugas maupun pengguna jalan di sekitar lokasi.

“Tiba-tiba diserang oleh rombongan, kemudian dengan melempari batu. Melempari batu, kemudian melempari kembang api dan petasan, sama bom molotov,” tuturnya.

Batu, kembang api, petasan, dan bom molotov disebut digunakan dalam aksi tersebut. Penggunaan benda-benda itu membuat situasi menjadi berisiko tinggi karena dapat merusak kendaraan, memicu kebakaran, serta menyebabkan cedera. Aparat kini mendalami bagaimana penyerangan terjadi dan siapa saja yang berada di lokasi ketika kejadian berlangsung.

Jalan Ir H Djuanda merupakan salah satu ruas yang dikenal sebagai akses penting di kawasan Dago. Gangguan keamanan di jalur tersebut dapat berdampak pada kelancaran lalu lintas dan rasa aman masyarakat yang beraktivitas di sekitarnya, terutama pada malam hari.

Tiga Anggota Mendapat Penanganan Medis

Tiga anggota polisi dilaporkan mengalami luka setelah serangan terjadi. Cedera yang dialami berada di area kepala dan tangan. Sesudah dievakuasi, ketiganya dibawa ke rumah sakit untuk menjalani penanganan medis.

“Anggota keluar dari truk, ada tiga orang yang kena di kepalanya dan tangannya. Anggota sudah diobati di rumah sakit, sudah mendapat penanganan medis,” kata Dedi.

Penanganan terhadap anggota yang terluka menjadi prioritas setelah situasi dapat dikendalikan. Belum ada keterangan lanjutan mengenai tingkat keparahan cedera mereka maupun perkembangan kondisi terbaru setelah mendapatkan perawatan.

Di sisi lain, proses pengusutan tetap diarahkan untuk mengungkap pelaku penyerangan. Identifikasi yang cermat diperlukan agar tindakan hukum dapat didasarkan pada bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Keterangan saksi, kondisi kendaraan, serta temuan di sekitar lokasi berpotensi menjadi bagian dari pendalaman perkara.

Keamanan Publik Menjadi Perhatian

Penyerangan terhadap kendaraan kepolisian tidak hanya menimbulkan dampak bagi petugas yang berada di dalam truk, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan warga di area sekitar. Benda yang dilemparkan, terutama yang mengandung unsur api atau ledakan, dapat menimbulkan risiko tambahan bila mengenai kendaraan lain atau fasilitas di tepi jalan.

Masyarakat yang memiliki informasi relevan mengenai kejadian di kawasan Dago pada Selasa malam tersebut dapat membantu proses penegakan hukum melalui penyampaian keterangan kepada kepolisian. Informasi yang jelas mengenai kondisi di lokasi, arah kelompok yang terlihat, atau kejadian sebelum dan sesudah penyerangan dapat mendukung penyelidikan.

Polrestabes Bandung masih melanjutkan pencarian terhadap para terduga pelaku. Perkembangan perkara akan bergantung pada hasil pemeriksaan, identifikasi bukti, serta rangkaian investigasi yang sedang dilakukan aparat.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Massa Berpakaian Hitam Hitam Penyerang Truk?

Massa Berpakaian Hitam Hitam Penyerang Truk is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Massa Berpakaian Hitam Hitam Penyerang Truk matter?

Massa Berpakaian Hitam Hitam Penyerang Truk matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.