BeritaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

OTT di Hotel Duta Palembang, Polisi Sita Rp 251 Juta dari Oknum Disdik Banyuasin, Ada PPPK

Published September 19, 2026 · Updated September 19, 2026 · By Elizabeth Anderson - beritanaya.com

Foto : Elizabeth Anderson - beritanaya.com

Polisi Amankan Rp251,14 Juta dalam OTT di Hotel Duta Palembang

Beritanaya.com – Operasi tangkap tangan yang dilakukan Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan di Hotel Duta, Palembang, berujung pada pengamanan 23 orang serta uang tunai senilai Rp251.140.000. Operasi berlangsung di kamar 223 hotel yang berada di Jalan Letkol Iskandar, Kecamatan Bukit Kecil, pada Kamis, 17 September 2026, sekitar pukul 12.30 WIB.

Orang-orang yang diamankan terdiri atas dua pihak dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin dan 21 orang lain yang disebut berasal dari lingkungan sekolah dasar, termasuk kepala sekolah serta bendahara sekolah. Penanganan perkara ini masih berada dalam proses penyidikan kepolisian.

Awal Pengungkapan dari Aduan Masyarakat

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Donny Satriya Sembiring membenarkan adanya kegiatan penindakan tersebut. Pengungkapan perkara bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan kewenangan.

"Anggota mengamankan dua orang oknum Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin dan 21 orang yang diduga merupakan kepala sekolah SD serta bendahara," ujar Donny, Jumat (18/9/2026).

Dua orang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin yang diamankan ialah Robby Suharyadi dan Raden Bagoes Dzulhendra. Raden merupakan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK yang menjalankan tugas sebagai staf kelembagaan sarana dan prasarana pada dinas tersebut.

Keterlibatan unsur dari dinas pendidikan, kepala sekolah, dan bendahara membuat pemeriksaan terhadap peran masing-masing pihak menjadi bagian penting dalam proses yang berjalan. Kepolisian belum memaparkan secara rinci dugaan perbuatan setiap individu maupun asal-usul seluruh uang yang ditemukan di lokasi.

Uang Ditemukan dari Sejumlah Pihak

Dalam operasi itu, penyidik tidak hanya mengamankan orang-orang yang berada di kamar hotel. Petugas juga menemukan uang tunai dengan nilai total Rp251.140.000.

Sejumlah Rp30.990.000 ditemukan di dalam tas abu-abu bermerek Polo Classic milik Robby Suharyadi. Sementara itu, Rp220.150.000 lainnya diamankan dari 12 kepala sekolah dasar yang berada di tempat kejadian.

"Dari lokasi, penyidik mengamankan uang tunai," ungkap Donny.

Temuan uang tersebut menjadi salah satu materi yang akan didalami penyidik. Dalam perkara yang berawal dari operasi tangkap tangan, pemeriksaan biasanya diarahkan untuk mengurai hubungan antara pihak-pihak yang diamankan, konteks pertemuan, serta keterkaitan barang bukti dengan dugaan penyalahgunaan kewenangan yang sedang ditelusuri.

Nilai uang yang diamankan mencapai lebih dari seperempat miliar rupiah. Rincian penemuan dari tas milik salah satu pihak dan dari 12 kepala sekolah menunjukkan bahwa penyidik perlu menelusuri sumber, tujuan, serta alasan uang itu berada di lokasi operasi.

Perhatian pada Tata Kelola Pendidikan

Peristiwa ini menarik perhatian karena melibatkan lingkungan pendidikan tingkat kabupaten. Dinas pendidikan memiliki peran dalam penyelenggaraan urusan pendidikan daerah, sedangkan kepala sekolah dan bendahara sekolah berkaitan langsung dengan pengelolaan kegiatan administrasi serta keuangan di satuan pendidikan.

Namun, pengamanan dalam operasi belum dengan sendirinya menjelaskan kesimpulan hukum terhadap setiap orang yang dibawa untuk diperiksa. Penetapan status hukum memerlukan proses penyidikan dan pendalaman atas keterangan para pihak maupun barang bukti yang telah diamankan.

Masyarakat juga perlu membedakan antara fakta yang telah disampaikan aparat dan kesimpulan yang belum diumumkan. Fakta yang telah dikonfirmasi mencakup lokasi operasi, waktu pelaksanaan, jumlah orang yang diamankan, identitas dua pihak dari Dinas Pendidikan Banyuasin, status PPPK salah satunya, serta nominal uang tunai yang ditemukan.

Adapun detail mengenai mekanisme dugaan penyalahgunaan kewenangan, maksud pertemuan di hotel, dan tanggung jawab hukum masing-masing pihak masih memerlukan penjelasan lanjutan dari penyidik. Informasi tersebut penting untuk memberikan gambaran yang utuh dan memastikan penanganan perkara berlangsung berdasarkan bukti.

Pemeriksaan Masih Berlanjut

Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumsel kini menangani hasil operasi tersebut. Keberadaan 21 kepala sekolah dan bendahara sekolah bersama dua orang dari dinas menjadi fokus pendalaman dalam perkara ini.

Bagi warga Banyuasin dan masyarakat pendidikan di Sumatera Selatan, perkembangan penyidikan layak dicermati karena menyangkut integritas tata kelola pendidikan. Transparansi penanganan perkara, kejelasan fakta, serta penghormatan terhadap proses hukum diperlukan agar publik memperoleh informasi yang akurat.

Polisi telah mengonfirmasi bahwa operasi dilakukan setelah adanya pengaduan masyarakat. Dengan uang tunai Rp251.140.000 sebagai bagian dari barang yang diamankan, penyidik akan melanjutkan penelusuran untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang mendasari operasi tersebut.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is OTT di Hotel Duta Palembang Polisi?

OTT di Hotel Duta Palembang Polisi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does OTT di Hotel Duta Palembang Polisi matter?

OTT di Hotel Duta Palembang Polisi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.