Wisata Halal Kian Berkembang, IMTF 2027 Perkuat Ekosistem Perjalanan Muslim
IMTF 2027 Siapkan Ruang Pertemuan bagi Ekosistem Perjalanan Muslim
Beritanaya.com – Indonesia Muslim Travel Fair (IMTF) 2027 akan digelar pada 23–24 Januari 2027 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City. Ajang ini dirancang sebagai pertemuan berbagai unsur yang berkaitan dengan perjalanan muslim, mulai dari layanan wisata dan ibadah hingga produk halal serta gaya hidup yang relevan bagi masyarakat muslim modern.
Penyelenggara menargetkan sekitar 10 ribu pengunjung selama dua hari pelaksanaan. Lebih dari 200 peserta pameran direncanakan hadir, bersama lebih dari 60 pembicara yang akan mengisi beragam sesi dalam kegiatan tersebut.
Skala tersebut menunjukkan bahwa perjalanan muslim kini dipandang sebagai bidang yang memiliki keterkaitan luas. Pengunjung tidak hanya dapat mencari informasi mengenai tujuan perjalanan, tetapi juga berpotensi mengenal layanan pendukung yang berkaitan dengan kebutuhan perjalanan, konsumsi halal, pengelolaan keuangan syariah, penampilan, kesehatan, dan ruang diskusi keislaman.
Tema Perjalanan Spiritual untuk Muslim Modern
IMTF 2027 mengangkat tema Spiritual Journeys for The Modern Moeslem. Tema ini menempatkan perjalanan spiritual, ibadah, wisata religi, serta kebutuhan hidup muslim masa kini dalam satu kerangka acara.
Pendekatan tersebut memberi gambaran bahwa perjalanan bernuansa muslim tidak hanya berkaitan dengan perpindahan dari satu lokasi ke lokasi lain. Dalam praktiknya, perjalanan dapat melibatkan perencanaan layanan, pilihan makanan, kebutuhan kenyamanan, akses terhadap produk halal, serta hubungan dengan komunitas yang memiliki minat serupa.
Direktur Utama PT Naganaya Indonesia International, Aditya Adiguna, menyampaikan bahwa perkembangan perjalanan muslim melampaui pengertian wisata ke destinasi tertentu. Bidang ini telah berkaitan dengan gaya hidup, kebijakan, industri halal, dan komunitas.
“Soft launching ini bukan sekadar pembuka, tetapi ajakan untuk melihat perjalanan muslim lebih luas dari sekadar berpindah tempat. Ada gaya hidup, kebijakan, layanan, dan komunitas yang saling terhubung,” ujar Aditya dalam keterangannya, Sabtu (24/10).
Pernyataan itu menekankan pentingnya melihat pengalaman perjalanan secara menyeluruh. Bagi calon pelancong, kebutuhan perjalanan dapat dimulai jauh sebelum keberangkatan dan berlanjut setelah tiba di tujuan. Informasi, layanan, pilihan produk, serta jejaring komunitas dapat menjadi bagian dari pengalaman tersebut.
Enam Sektor dalam Satu Pameran
Pameran ini akan menggunakan Exhibition Hall 1 dan 2 ICE BSD City dengan total area 15 ribu meter persegi. Area tersebut akan menampung enam sektor industri yang menjadi fokus IMTF 2027.
Sektor pertama adalah perjalanan halal dan umrah, yang berkaitan langsung dengan kebutuhan perjalanan ibadah maupun wisata bernuansa muslim. Kehadiran sektor ini membuka ruang bagi pengunjung untuk memahami pilihan layanan perjalanan yang tersedia dalam satu lokasi.
Fesyen muslim juga menjadi bagian dari pameran. Sektor ini mencerminkan keterhubungan antara perjalanan dengan kebutuhan penampilan dan kenyamanan, terutama ketika seseorang menyiapkan aktivitas dalam durasi tertentu atau mengunjungi tempat dengan kondisi yang berbeda dari keseharian.
Selain itu, IMTF 2027 akan menghadirkan perbankan dan keuangan syariah. Aspek keuangan menjadi salah satu bagian penting dalam perencanaan perjalanan karena pengunjung dapat mempertimbangkan pengelolaan kebutuhan perjalanan dan layanan keuangan yang sesuai dengan preferensi mereka.
Kuliner halal turut memperoleh tempat dalam pameran. Ketersediaan makanan halal sering menjadi perhatian dalam perjalanan, sehingga sektor ini relevan bagi masyarakat yang ingin mengenal pilihan produk dan layanan terkait kebutuhan konsumsi.
Dua sektor lain yang akan hadir ialah kesehatan dan perawatan diri halal, serta kajian dan forum keislaman. Kehadiran keduanya memperluas cakupan acara dari sekadar transaksi atau promosi produk menjadi ruang pertukaran informasi dan pembahasan yang lebih mendalam.
Ruang Informasi bagi Pengunjung
Dengan lebih dari 200 peserta pameran dan puluhan pembicara, IMTF 2027 berpotensi menjadi tempat bagi pengunjung untuk membandingkan berbagai penawaran serta memahami ragam sektor yang membentuk ekosistem perjalanan muslim. Format pameran memungkinkan pengunjung melihat keterkaitan antarbidang dalam satu kunjungan.
Bagi pelaku industri, pertemuan lintas sektor dapat memperlihatkan bahwa layanan perjalanan tidak berdiri sendiri. Perjalanan halal dan umrah, kuliner halal, keuangan syariah, fesyen, kesehatan, serta forum keislaman memiliki titik temu pada kebutuhan masyarakat muslim yang terus berkembang.
Acara ini juga dapat menjadi ruang dialog mengenai makna perjalanan yang lebih luas. Perjalanan spiritual dan religi memiliki dimensi ibadah, sementara kebutuhan praktis tetap memerlukan perhatian, termasuk layanan yang memudahkan perencanaan, kenyamanan, serta akses terhadap pilihan yang sesuai.
Penyelenggaraan IMTF 2027 di ICE BSD City pada Januari 2027 menandai agenda dua hari yang menghubungkan unsur wisata, industri halal, dan gaya hidup muslim. Dengan target 10 ribu pengunjung, lebih dari 200 peserta pameran, serta lebih dari 60 pembicara, kegiatan ini menempatkan perjalanan muslim sebagai ekosistem yang mencakup layanan, komunitas, dan pengalaman spiritual dalam satu rangkaian.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Wisata Halal Kian Berkembang IMTF 2027?Wisata Halal Kian Berkembang IMTF 2027 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Wisata Halal Kian Berkembang IMTF 2027 matter?Wisata Halal Kian Berkembang IMTF 2027 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.