BeritaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Gubernur Kalsel Sebut Pembasahan Hutan Liang Anggang Efektif Tanggulangi Karhutla

Published September 4, 2026 · Updated September 4, 2026 · By Daniel Moore - beritanaya.com

Ilustrasi AI sesuai topik artikel, bukan foto dokumentasi peristiwa atau tokoh sebenarnya.

Pembasahan Hutan Liang Anggang Tanggulangi Karhutla

Beritanaya.com – Setiap kali musim kemarau menyapa Kalimantan Selatan, kawasan gambut di Banjarbaru kembali menjadi sorotan. Tahun ini, Gubernur Kalsel Sebut Pembasahan Hutan Liang Anggang sebagai langkah paling efektif untuk mencegah kebakaran lahan dan hutan. Alih-alih menunggu api menyala lalu memadamkannya, pemerintah provinsi memilih merendam gambut secara kontinu dengan memanfaatkan siklus pasang surut sungai setempat.

Muhidin menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Kamis di Banjarbaru, setelah meninjau langsung operasi tim pemadaman di lapangan. Ia menegaskan bahwa pasokan air dari sungai lokal sudah memadai untuk menjaga kelembapan gambut di seluruh area yang dipantau.

"Langkah pembasahan ini sangat efektif karena pasokan air mencukupi untuk merendam lahan secara merata," ujar Muhidin.

Cara Kerja Sistem Pasang Surut

Prinsipnya sederhana: ketika muka air sungai mencapai puncak pasang pada siang hari, mesin alkon diaktifkan untuk menyedot air dalam volume besar. Air itu kemudian dialirkan melalui jaringan saluran irigasi yang telah disiapkan, hingga meluap dan merendam permukaan gambut secara menyeluruh. Dengan cara ini, lapisan gambut tetap jenuh air sehingga bahan bakar alami tidak sempat mengering hingga titik yang memungkinkan percikan kecil berubah menjadi kobaran api besar.

Perbedaan antara lahan gambut basah dan kering di tropis hanya selisih beberapa sentimeter kelembapan, namun konsekuensinya bisa berarti perbedaan antara kebakaran terkendali dan kebakaran yang membakar ratusan hektar sekaligus. Pendekatan preventif ini jauh berbeda dari metode reaktif konvensional yang baru bergerak setelah titik api terdeteksi.

Bebas dari Ketergantungan Waduk Riam Kanan

Selama ini, kekhawatiran utama dalam operasi pemadaman di kawasan tersebut adalah ketergantungan pada cadangan air Waduk Riam Kanan. Jika debit waduk menurun drastis akibat musim kering berkepanjangan, pasokan untuk pembasahan bisa terganggu. Muhidin menyatakan bahwa ketersediaan air sungai lokal di sekitar Liang Anggang telah menghapus kekhawatiran itu sepenuhnya.

Dengan memanfaatkan aliran pasang surut secara langsung, tim operasional tidak lagi menarik cadangan dari Riam Kanan. Implikasinya strategis: waduk tersebut dapat mempertahankan level airnya untuk irigasi pertanian dan pasokan air bersih bagi masyarakat di hilir.

Kolaborasi Lintas Instansi di Garis Depan

Operasi di Liang Anggang bukan tugas satu lembaga. Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menempatkan personel dalam siaga penuh di posko lapangan, memantau kondisi vegetasi dan kelembapan gambut secara berkala sepanjang hari. Pangkalan TNI Angkatan Laut Banjarmasin turut mengerahkan personel untuk membantu membasahi area-area paling rawan, menambah kapasitas pompa dan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menjangkau titik-titik sulit.

Meskipun indikator kelembapan menunjukkan tren positif, Muhidin tidak memberi ruang untuk rasa aman. Ia mengimbau seluruh personel gabungan agar tetap waspada terhadap kemungkinan titik api baru di bagian dalam hutan, terutama di area yang belum terjangkau saluran irigasi. Hutan gambut memiliki karakteristik unik: api dapat merambat di bawah permukaan tanah selama berminggu-minggu tanpa terlihat, lalu tiba-tiba menyembur ke permukaan ketika angin berubah arah atau lapisan gambut di atasnya mengering.

Kalimantan Selatan memiliki sekitar 1,2 juta hektar lahan gambut, menjadikannya salah satu provinsi dengan risiko kebakaran gambut tertinggi di Indonesia. Setiap musim kemarau, emisi karbon dari kebakaran gambut di provinsi ini berdampak pada kualitas udara lintas batas. Pembasahan preventif, sebagaimana ditegaskan oleh Gubernur Kalsel Sebut Pembasahan Hutan sebagai prioritas, menjadi satu-satunya cara untuk memutus siklus tersebut sebelum api sempat menyala.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah metode pembasahan ini bisa diterapkan di seluruh lahan gambut Kalimantan Selatan? Untuk saat ini, sistem ini difokuskan pada kawasan Liang Anggang di Banjarbaru karena ketersediaan aliran sungai pasang surut di lokasi tersebut. Perlu kajian teknis tambahan sebelum direplikasi di area lain yang tidak memiliki sumber air permukaan serupa.

Kapan operasi pembasahan dilakukan dalam sehari? Tim mengaktifkan mesin alkon ketika muka air sungai mencapai puncak pasang pada siang hari, sehingga volume air yang tersedot maksimal dan distribusi melalui saluran irigasi berlangsung optimal.

Apakah Waduk Riam Kanan masih digunakan untuk pemadaman? Berdasarkan pernyataan Muhidin, ketergantungan pada Riam Kanan telah dieliminasi. Waduk kini diprioritaskan untuk kebutuhan irigasi pertanian dan pasokan air bersih masyarakat hilir.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Gubernur Kalsel Sebut Pembasahan Hutan Liang?

Gubernur Kalsel Sebut Pembasahan Hutan Liang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Gubernur Kalsel Sebut Pembasahan Hutan Liang matter?

Gubernur Kalsel Sebut Pembasahan Hutan Liang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.