𝕏 f WA
News

New Policy: Komut Pertamina Sebut Inovasi, Empati Jadi Kunci Pelayanan kepada Masyarakat

Share: 𝕏 Twitter Facebook

Pertamina Jatuhkan Inovasi dan Empati Sebagai Pilar Layanan Masyarakat

New Policy – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, Pertamina meluncurkan new policy yang menekankan pentingnya inovasi dan empati sebagai dua elemen utama dalam melayani masyarakat. Hal ini diungkapkan oleh Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, saat melakukan kunjungan ke RS IHC Perkebunan Jember Klinik, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Management Walkthrough (MWT) yang bertujuan menguji dan memperkuat komitmen perusahaan dalam memberikan layanan yang lebih responsif dan berkelanjutan. New Policy ini menjadi bukti komitmen Pertamina untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang berkembang secara dinamis.

Peluncuran New Policy dan Fokus pada Kesejahteraan Publik

Kunjungan Iriawan ke RS IHC Perkebunan Jember Klinik, yang berlokasi di Jalan Bedadung, Kaliwates, menjadi momentum penting untuk memperkenalkan new policy yang diharapkan bisa mengubah paradigma pelayanan di sektor energi dan layanan publik. Dalam kesempatan tersebut, Iriawan menyoroti bahwa pelayanan yang baik tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pengelolaan empati dan keberlanjutan dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Ia menekankan bahwa new policy ini akan menjadi dasar bagi pengembangan layanan yang lebih humanis dan berorientasi pada kepuasan pengguna.

New Policy Pertamina memperkuat prinsip bahwa inovasi dan empati adalah kunci untuk mewujudkan layanan yang tidak hanya efisien, tetapi juga membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat,” jelas Iriawan. Ia menambahkan bahwa keberhasilan new policy ini akan terlihat dari kemampuan Pertamina dalam menyediakan solusi yang lebih tepat dan sesuai dengan ekspektasi publik, terutama dalam menghadapi tantangan sektor kesehatan yang semakin kompleks.

Pelaksanaan New Policy di Berbagai Wilayah Operasional

Menurut Iriawan, new policy yang diterapkan di RS IHC Perkebunan Jember Klinik akan menjadi contoh nyata bagaimana Pertamina mengintegrasikan inovasi teknologi dengan pendekatan empati. Ia menyebutkan bahwa selain fokus pada peningkatan fasilitas kesehatan, Pertamina juga akan menerapkan pendekatan ini di unit layanan lainnya, seperti kantor cabang, stasiun bahan bakar, dan program sosial. “Kami ingin menunjukkan bahwa new policy ini bukan sekadar perubahan prosedur, tetapi juga perubahan mindset dalam menyajikan layanan yang lebih manusiawi,” tambahnya.

Dalam konteks inovasi, Iriawan mengungkapkan bahwa Pertamina akan mengadopsi sistem digitalisasi untuk mempercepat pengurusan administrasi, memperluas akses layanan, dan meningkatkan transparansi operasional. Sementara itu, empati akan diwujudkan melalui pelatihan karyawan untuk lebih memahami kebutuhan pelanggan, termasuk merespons keluhan secara cepat dan memberikan layanan yang personal. “Dengan new policy ini, Pertamina ingin menjadi mitra yang lebih dekat dengan masyarakat, bukan hanya penyedia energi,” ujarnya.

Manfaat New Policy untuk Masyarakat

Keberhasilan new policy diharapkan mampu meningkatkan kepuasan masyarakat, terutama di wilayah yang belum terakses dengan layanan energi dan kesehatan secara optimal. Iriawan menyatakan bahwa penerapan prinsip inovasi dan empati akan memberikan dampak langsung dalam mengurangi kesenjangan akses, memperkuat kepercayaan publik, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Kami yakin bahwa new policy ini akan menjadi fondasi untuk pembangunan berkelanjutan di segala aspek layanan Pertamina,” tambahnya.

Dalam mengevaluasi kinerja, Iriawan menegaskan bahwa Pertamina akan terus memantau efektivitas new policy melalui survei kepuasan pelanggan, analisis data operasional, dan umpan balik dari seluruh stakeholder. Ia juga berharap bahwa new policy ini bisa diadopsi oleh perusahaan-perusahaan lain sebagai contoh terbaik dalam penerapan pendekatan layanan yang holistik. “Layanan yang baik adalah refleksi dari kesadaran bahwa masyarakat adalah pusat dari semua inisiatif kami,” tutur Iriawan.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen Pertamina untuk memperkuat peran sosialnya melalui new policy yang lebih berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan menggabungkan teknologi modern dan pendekatan yang lebih hangat, Pertamina berupaya menjawab tantangan era digital saat ini, sambil tetap menjaga nilai-nilai manusiawi yang menjadi dasar dari semua kebijakannya. New Policy ini juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan reputasi Pertamina sebagai perusahaan yang tidak hanya efisien, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan masyarakat.

Leave a comment πŸ’¬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *