Dery Jamaludin Instruksikan Kader ISNU Jadi Penggerak Kemajuan di Kota Bandung
Resmi Dilantik dalam Upacara yang Berkesan
Resmi Dilantik – jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG – Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kota Bandung periode 2024-2029 secara resmi dilantik dalam acara yang berlangsung penuh makna. Pelantikan ini menegaskan komitmen organisasi untuk menjadi bagian aktif dari pembangunan kota yang terus berkembang. Sebagai salah satu lembaga keagamaan yang memiliki pengaruh signifikan di Bandung, ISNU diharapkan dapat mengambil peran penting dalam menggerakkan perubahan sosial dan ekonomi, serta menjadi pendorong utama dalam mewujudkan visi Kota Bandung yang lebih maju.
Strategi Pembangunan Berbasis Agama
Ketua PC ISNU Kota Bandung, Dery Jamaludin Basari, memberikan arahan bahwa transformasi paradigma organisasi menjadi prioritas utama dalam masa kepemimpinan barunya. “Resmi Dilantik bukan hanya sebuah proses administratif, tetapi merupakan awal dari perubahan nyata yang diharapkan berdampak pada masyarakat,” katanya saat memberikan sambutan di Balai Diklat Keagamaan, Rabu (8/7/2026). Ia menekankan pentingnya kader ISNU tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktif berpartisipasi dalam berbagai program pengembangan kota.
“ISNU harus menjadi bagian dari sejarah Bandung, bukan hanya pengamat dari luar,” ujar Dery Jamaludin Basari dalam sambutan pelantikan. Ini menunjukkan bahwa keberadaan organisasi keagamaan di kota yang menjadi pusat pendidikan tinggi di Jawa Barat diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih nyata.
Dalam kesempatan tersebut, Dery juga mengingatkan para kader bahwa tantangan di era digital memerlukan adaptasi yang lebih cepat. “Kita harus mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan kegiatan ISNU,” tegasnya. Selain itu, ia mengajak seluruh pengurus untuk fokus pada peningkatan kualitas pendidikan agama dan kolaborasi dengan pihak terkait guna menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
Peran Sarjana NU dalam Pembangunan Kota Bandung
Resmi Dilantik menjadi momentum penting bagi kader ISNU untuk menegaskan peran mereka sebagai pelaku utama pembangunan. Dery Jamaludin Basari menekankan bahwa kader ISNU harus mampu beradaptasi dengan dinamika masyarakat yang semakin kompleks. “Kita tidak bisa hanya berdiam di dalam lingkaran akademik, tetapi harus turut serta dalam berbagai isu kehidupan sehari-hari warga Bandung,” imbuhnya.
Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat (PP) ISNU, Wardi Taufik, memberikan apresiasi atas pelantikan ini. Menurutnya, ISNU memiliki tanggung jawab besar dalam memperkuat komunitas melalui kegiatan berbasis nilai-nilai agama dan budaya. “Resmi Dilantik ini membuka peluang baru bagi organisasi untuk menyelesaikan berbagai masalah masyarakat dengan solusi yang berkelanjutan,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan PC ISNU Kota Bandung akan menjadi contoh bagi cabang-cabang lain di Jawa Barat.
Target dan Visi Masa Depan
Pelantikan Dery Jamaludin Basari sebagai ketua PC ISNU Kota Bandung diharapkan dapat mempercepat implementasi berbagai program pengembangan kota. Visi yang ditetapkan mencakup peningkatan kualitas pendidikan agama, kolaborasi dengan pemerintah lokal, dan partisipasi aktif dalam isu-isu sosial seperti pendidikan inklusif, lingkungan hidup, dan ekonomi kreatif. “Resmi Dilantik ini menjadi titik awal dari perubahan yang ingin kita wujudkan, mulai dari tingkat lokal hingga nasional,” tambah Dery.
Dalam pernyataannya, Dery juga menyoroti pentingnya kerja sama dengan lembaga-lembaga lain di Kota Bandung. “Kita harus menjadi mitra yang aktif dalam pembangunan kota, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, maupun keagamaan,” ujarnya. Ia berharap seluruh pengurus dapat menyatukan visi dan misi untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat Bandung.
Peneguhan Komitmen Melalui Kegiatan Nyata
Sebagai bagian dari upacara pelantikan, sejumlah kegiatan strategis diumumkan untuk dikerjakan oleh pengurus baru. Dery Jamaludin Basari menyebutkan bahwa salah satu fokus utama adalah peningkatan kualitas layanan pendidikan agama dan pengembangan kegiatan ekonomi keagamaan. “Resmi Dilantik ini menjadi kesempatan untuk meneguhkan komitmen ISNU sebagai pelaku utama pembangunan Bandung,” lanjutnya. Keberhasilan program ini akan menjadi tolok ukur dalam menilai kemajuan organisasi selama periode kepemimpinan berikutnya.
Dengan adanya kepengurusan baru, Dery berharap ISNU dapat menjadi pilar yang kuat dalam mempercepat proses transformasi Kota Bandung. Ia menegaskan bahwa kader ISNU harus selalu memperhatikan dinamika sosial, budaya, dan ekonomi untuk menciptakan inisiatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Resmi Dilantik adalah titik awal, tetapi kita harus terus bergerak untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” pungkas Dery.
