Jangan Anggap Sepele Jantung Berdebar, Bisa Jadi Tanda Aritmia Mematikan
Jangan Anggap Sepele Jantung Berdebar – Surabaya, jatim.jpnn.com – Jantung yang berdebar tidak selalu menjadi tanda kelelahan atau stres. Faktanya, kondisi ini bisa mengindikasikan gangguan irama jantung, atau aritmia, yang berpotensi menyebabkan komplikasi serius bahkan kematian mendadak. Banyak orang mengabaikan gejala ini karena menganggapnya sebagai kebiasaan normal, namun pengetahuan tentang aritmia mematikan sangat penting untuk mengurangi risiko penyakit yang mungkin tidak terdeteksi secara dini.
Kenali Bahaya Aritmia yang Tersembunyi
Aritmia adalah kondisi dimana jantung tidak berdetak secara teratur. Dalam beberapa kasus, detak jantung yang terlalu cepat atau lambat bisa menjadi pertanda adanya gangguan serius. Menurut dr. Gunawan Yoga, Sp.JP, dokter spesialis jantung di Rumah Sakit National Hospital, sekitar 5–10 persen dari kasus aritmia berpotensi berujung pada risiko nyawa. Banyak orang mungkin tidak menyadari gejala awalnya karena simptom tersebut sering dianggap sebagai efek samping dari aktivitas sehari-hari. Namun, jika gejala berulang atau disertai tanda-tanda seperti pusing, berkeringat dingin, atau sesak napas, segera konsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.
“Jantung berdebar yang terjadi secara sporadis mungkin bukan masalah besar, tetapi jika berlangsung terus-menerus atau disertai gejala lainnya, ini bisa menjadi pertanda awal dari aritmia mematikan,” jelas Gunawan dalam acara Health Talk bertajuk Jantung Berdebar? Kenali Kapan Harus Waspada!, Kamis (9/7).
Berdasarkan data dari World Health Organization, aritmia menjadi penyebab utama kematian mendadak di Indonesia, terutama pada usia dewasa dan lansia. Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai faktor, termasuk tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, atau gangguan elektrolit. Jangan Anggap Sepele Jantung Berdebar yang sering terjadi secara tiba-tiba juga bisa menjadi tanda adanya kondisi kritis seperti fibrilasi atrium atau ventrikel, yang membutuhkan penanganan segera.
Gejala yang Perlu Diwaspadai dan Penyebabnya
Gejala aritmia mematikan bisa beragam, mulai dari jantung berdebar yang terasa seperti menghentak di dada, hingga detak jantung yang terdengar tidak teratur. Beberapa tanda lain yang perlu diperhatikan meliputi rasa lemas, sulit bernapas, atau bahkan kehilangan kesadaran. Jangan Anggap Sepele Jantung Berdebar yang terjadi secara berkala atau terus-menerus, terutama jika disertai riwayat keluarga yang pernah mengalami gangguan serius pada jantung.
Konsumsi kafein, garam berlebihan, atau stres berlebihan bisa memicu gejala jantung berdebar. Namun, jika gejala ini terjadi tanpa alasan jelas atau semakin sering, ini bisa menjadi indikasi dari penyakit jantung yang lebih kompleks. Dalam kasus tertentu, aritmia bisa terjadi akibat gangguan pada sistem saraf, penyakit paru-paru, atau bahkan efek samping dari obat tertentu. Jangan Anggap Sepele Jantung Berdebar bisa menjadi kejadian yang serius, sehingga masyarakat perlu memahami artinya secara tepat.
Metode Deteksi dan Pemantauan yang Efektif
Mendeteksi aritmia mematikan membutuhkan pemeriksaan yang tepat. Beberapa metode umum yang digunakan oleh dokter termasuk:
Holter ECG: Alat ini merekam aktivitas listrik jantung selama 24 hingga 72 jam. Teknik ini sangat berguna untuk mengidentifikasi irama jantung yang tidak terlihat selama pemeriksaan biasa. Jangan Anggap Sepele Jantung Berdebar yang terjadi secara teratur bisa terdeteksi dengan metode ini.
Electrophysiology (EP) Study: Prosedur ini melibatkan pemasangan elektroda kecil di dalam jantung untuk menilai sistem konduksi jantung secara langsung. Metode ini biasanya digunakan untuk menegakkan diagnosis jika aritmia terjadi secara repetitif.
Treadmill Test: Teknik ini memantau respons jantung saat melakukan olahraga ringan. Jika detak jantung tidak stabil saat beraktivitas fisik, ini bisa menjadi tanda awal gangguan yang berisiko tinggi.
Dokter juga merekomendasikan pemeriksaan rutin bagi individu yang memiliki riwayat penyakit jantung atau anggota keluarga dengan riwayat kematian mendadak. Jangan Anggap Sepele Jantung Berdebar yang disertai gejala lain bisa menjadi alasan untuk menjalani tes lanjutan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News.
