𝕏 f WA
News

Key Strategy: Prof. Zainuddin Maliki: Indeks Desa Harus Jadi Instrumen Transformasi Sosial, Bukan Sekadar Alat Ukur

Share: 𝕏 Twitter Facebook

Prof. Zainuddin Maliki: Key Strategy untuk Mendorong Transformasi Sosial Desa

Reformulasi Indeks Desa dalam Konteks Pembangunan Berkelanjutan

Key Strategy menjadi fokus utama dalam reformulasi Indeks Desa tahun 2026 yang diinisiasi oleh Penasihat Menteri Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal (PDT), Prof. Zainuddin Maliki, di Jakarta pada Rabu (8/7/2026). Dalam forum tersebut, ia menekankan bahwa Indeks Desa tidak boleh hanya dianggap sebagai alat ukur kinerja, melainkan harus menjadi instrumen strategis yang mendorong transformasi sosial menuju desa yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan. Konsep ini menekankan bahwa penilaian desa tidak cukup berhenti pada data statistik, tetapi juga harus memandu kebijakan yang lebih inklusif dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Peran Strategi Utama dalam Membangun Desa sebagai Simpul Ekonomi

Prof. Zainuddin Maliki menyoroti perubahan visi pembangunan desa yang saat ini berfokus pada “bangun desa, bangun Indonesia” yang dipimpin oleh Menteri Yandri Susanto. Key Strategy dalam konteks ini berperan penting dalam mengubah paradigma Indeks Desa menjadi alat yang mampu mengevaluasi dampak program, mengarahkan sumber daya, dan menciptakan desa-desa yang produktif serta kompetitif. Ia menekankan bahwa Indeks Desa harus mencerminkan peran desa sebagai pusat produksi pangan, simpul investasi, dan basis industri yang berbasis sumber daya lokal.

Menurut Prof. Zainuddin, desa tidak lagi dianggap sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai entitas yang aktif berpartisipasi dalam pengembangan ekonomi nasional. Key Strategy diterapkan untuk menyesuaikan indikator yang terukur dengan kebutuhan desa secara aktual. Misalnya, dimensi seperti pelayanan dasar, kualitas sumber daya manusia, dan kelembagaan desa memiliki peran sentral dalam meningkatkan produktivitas, mengurangi kemiskinan, serta memperkuat ketahanan sosial. Ia menegaskan bahwa perubahan ini harus berjalan seiring dengan pemahaman masyarakat tentang peran desa dalam pembangunan.

β€œKey Strategy dalam reformulasi Indeks Desa menekankan bahwa setiap dimensi harus memiliki bobot yang merefleksikan pengaruhnya terhadap kemajuan desa secara keseluruhan. Riset sosiologi pembangunan menunjukkan bahwa ada dimensi yang menjadi fondasi dan penggerak bagi dimensi lainnya,”

Prof. Zainuddin menambahkan bahwa bobot Indeks Desa tidak boleh ditentukan secara merata. Ia menyarankan penggunaan pendekatan yang lebih holistik untuk menilai faktor-faktor yang saling terkait, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Dengan Key Strategy ini, desa-desa yang berkinerja baik akan menjadi contoh untuk desa-desa lain, sekaligus mendorong pengembangan kualitas hidup masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan langsung masyarakat dalam proses penilaian dan pembangunan, agar tercipta keadilan dan kesetaraan.

Dalam diskusi yang dihadiri oleh berbagai instansi seperti Kemendagri, Bappenas, Setneg, Kemenkeu, BPS, Kemendikdasmen, serta stakeholder strategis Kemendes PDT lainnya, Prof. Zainuddin Maliki memaparkan bahwa Indeks Desa seharusnya menjadi acuan utama dalam kebijakan pembangunan. Key Strategy ini juga membantu mengidentifikasi desa yang memerlukan bantuan prioritas, serta desa yang sudah mampu berkembang mandiri. Dengan pendekatan yang lebih terarah, Indeks Desa diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang memungkinkan transformasi sosial dan ekonomi yang lebih cepat dan berkelanjutan.

Mengenai implementasi Key Strategy, Prof. Zainuddin mengatakan bahwa reformulasi Indeks Desa perlu disertai dengan keterlibatan aktif masyarakat dan pihak terkait. Ia menekankan bahwa pendekatan ini tidak hanya mendorong perbaikan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas manusia, serta penguatan ekosistem desa secara keseluruhan. Dengan demikian, Key Strategy menjadi jembatan antara data dan tindakan nyata yang berdampak pada perubahan kehidupan masyarakat di tingkat lokal.

Leave a comment πŸ’¬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *