𝕏 f WA
News

Latest Program: Aplikasi PINTU Beri Edukasi Literasi Digital kepada Ratusan Warga di Bekasi

Share: 𝕏 Twitter Facebook
Latest Program: Aplikasi PINTU Beri Edukasi Literasi Digital kepada Ratusan Warga di Bekasi

Latest Program PINTU Tingkatkan Literasi Digital di Bekasi

Latest Program – Bekasi, 4 Juli 2026 — Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang potensi bahaya teknologi digital, PT PINTU bekerja sama dengan Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina mengadakan program edukasi literasi digital. Kegiatan yang berlangsung di Trimedia Green Park, Bintara, Bekasi, Jawa Barat, ini menyasar sekitar 150 warga yang berpartisipasi dalam rangkaian sesi edukasi dan diskusi. Program ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan tentang hoaks, video deepfake, serta ancaman siber yang semakin mengemuka di era kecerdasan buatan (AI).

Inisiatif Kolaborasi untuk Masa Depan Digital

Program edukasi dengan tema “Cek Sebelum Cekcok” ini dirancang agar masyarakat lebih waspada saat menerima informasi melalui platform digital. Sebagai bagian dari Latest Program yang berfokus pada penguasaan teknologi, acara ini memperkuat komitmen PINTU untuk memberdayakan masyarakat melalui pendekatan edukatif. Melalui kerja sama dengan institusi pendidikan ternama, kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan teoretis tetapi juga latihan praktis dalam mengenali dan mengantisipasi berbagai risiko.

“Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk Latest Program yang kami terapkan untuk menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks. Kami ingin masyarakat tidak hanya bisa menggunakan teknologi, tetapi juga menguasai cara mengolahnya secara bijak,” terang Timothius Martin, Chief Marketing Officer (CMO) PINTU.

Pelatihan Langsung dan Interaksi Aktif

Sebagai bagian dari Latest Program yang berkelanjutan, acara ini dirancang untuk mencakup berbagai metode pendekatan, seperti diskusi panel, simulasi risiko siber, dan sesi tanya jawab langsung. Para peserta diberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan praktisi digital, ahli komunikasi, serta perwakilan dari kalangan ibu-ibu yang menjadi target utama. Selain itu, materi yang disampaikan mencakup cara mengidentifikasi konten palsu, memahami cara kerja AI, hingga teknik menangkal penipuan finansial melalui media sosial.

“Dari pengalaman kami, banyak penipuan yang menggunakan AI juga mengarah pada kalangan lansia dan ibu-ibu. Melalui Latest Program, kami ingin memberikan alat praktis yang mudah dipahami, seperti cara memverifikasi sumber dan memeriksa validitas informasi sebelum menyebarluaskan,” tambah Reyner Jonathan, Senior Product Marketing Specialist PINTU.

Manfaat dan Respon Peserta

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari peserta, khususnya mereka yang merasa kewaspadaan digital masih minim di kalangan lansia. Berdasarkan keterangan dari panitia, sekitar 70% peserta mengaku merasa lebih yakin dalam menghadapi berita palsu dan manipulasi visual. Selain itu, peserta juga diberikan sertifikat pelatihan serta akses ke sumber daya edukasi tambahan seperti e-book dan video panduan. Latest Program ini diharapkan menjadi bagian dari langkah strategis dalam membangun masyarakat yang tangguh secara digital.

Komponen Program yang Dibutuhkan Masyarakat

Salah satu fokus utama dari Latest Program ini adalah memperkuat kemampuan masyarakat dalam berpikir kritis terhadap informasi. Materi yang disampaikan meliputi cara memeriksa sumber informasi, menganalisis konten yang diduga berupa deepfake, serta memahami potensi ancaman dari aplikasi digital yang tidak terpercaya. Reyner Jonathan menekankan bahwa kegiatan ini juga melibatkan praktisi teknologi untuk menyesuaikan materi dengan kebutuhan peserta, terutama dalam hal penyampaian yang jelas dan jujur.

Para peserta mengapresiasi penyampaian materi yang tidak hanya teknis tetapi juga menyentuh aspek psikologis, seperti mengurangi kecemasan terhadap teknologi. “Saya merasa lebih siap sekarang ketika melihat berita online. Jadi, Latest Program ini sangat relevan, terutama untuk orang yang sering menggunakan media sosial sehari-hari,” kata salah satu peserta, Ibu Dian, 58 tahun. Sementara itu, para praktisi menyebutkan bahwa edukasi ini bisa menjadi acuan bagi pelaksanaan program serupa di daerah lain.

Dengan Latest Program ini, PINTU dan Universitas Paramadina berharap dapat menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat dan berkelanjutan. Program yang dilaksanakan satu hari ini merupakan bagian dari inisiatif jangka panjang dalam memberikan pelatihan literasi digital yang terstruktur. Selain itu, kegiatan ini juga berupaya menginspirasi masyarakat untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus menjaga integritas informasi dalam kehidupan sehari-hari. Dukungan dari komunitas lokal dan organisasi teknologi memperkuat harapan bahwa Latest Program akan berdampak nyata dalam meningkatkan kualitas digital literacy di Bekasi dan sekitarnya.

Leave a comment 💬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *