𝕏 f WA
News

Topan Bavi Landa China – 2.800 Lebih Penerbangan di Berbagai Kota Dibatalkan

Share: 𝕏 Twitter Facebook
Topan Bavi Landa China – 2.800 Lebih Penerbangan di Berbagai Kota Dibatalkan

Topan Bavi Menghantam China, Lebih dari 2.800 Jadwal Penerbangan Dibatalkan

Topan Bavi Landa China – Peringatan dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Tiongkok menyebutkan bahwa badai musiman Topan Bavi telah menyebabkan kekacauan besar di berbagai kota, termasuk pembatalan lebih dari 2.800 jadwal penerbangan. Badai ini, yang menghantam wilayah utara dan timur Tiongkok, menciptakan kondisi cuaca ekstrem yang mengganggu operasional transportasi udara. Wilayah seperti Nanjing, Hangzhou, Wuhan, Shenyang, Dalian, Chengdu, dan kota lainnya menjadi korban utama dari gangguan ini.

Perubahan Mendasar dalam Penerbangan Domestik

Menurut laporan dari platform analitik perjalanan Umetrip, yang dirujuk oleh media nasional Global Times, maskapai penerbangan domestik terpaksa membatalkan lebih dari 2.800 jadwal penerbangan pada hari Minggu. Situasi ini menyebabkan kekacauan luar biasa, dengan puluhan ribu penumpang terjebak di bandara atau kehilangan tiket. Data menunjukkan bahwa Topan Bavi telah memicu dampak signifikan pada sistem transportasi udara, dengan sekitar 40% jadwal penerbangan di provinsi Fujian dan Zhejiang dibatalkan. Situasi ini terus berlanjut hingga hari Senin, dengan kondisi cuaca yang memburuk setiap jam.

Kota-kota utama seperti Beijing, Shanghai, dan Guangzhou juga mengalami gangguan, meski tingkat keparahan berbeda. Bandara Internasional Ibu Kota Beijing dan Bandara Internasional Daxing Beijing menjadi pusat perhatian karena hujan deras dan angin kencang yang mengganggu aktivitas penerbangan. Selain itu, daerah otonomi Guangxi Zhuang dan provinsi Hainan melaporkan penundaan hingga 24 jam, sementara bandara di Nanjing dan Hangzhou sempat ditutup sementara. Dampak Topan Bavi ini tidak hanya terbatas pada kota besar, tetapi juga memengaruhi daerah terpencil yang bergantung pada transportasi udara.

Peluncuran Topan Bavi dan Jalur Pergerakannya

Topan Bavi, yang merupakan badai musiman kesembilan tahun ini, menyentuh wilayah Zhejiang di Tiongkok timur pada hari Sabtu, lalu bergerak ke wilayah utara dan barat. Pergerakannya menyebabkan hujan lebat dan angin kencang yang menghiasi berbagai daerah Tiongkok selatan dan timur. Badai ini diperkirakan akan berlangsung selama tiga hari, dengan intensitas hujan mencapai 200 mm per hari di beberapa titik. Kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi menyebabkan banjir di daerah pesisir, terutama di wilayah Jiangsu dan Fujian.

Pengaruh Topan Bavi terhadap sistem transportasi udara terus berlanjut hingga hari Senin, dengan sejumlah besar jadwal penerbangan diubah atau dibatalkan. Dalam upaya memastikan keselamatan, pihak berwenang melakukan pengumuman darurat di kota-kota yang rawan banjir. Kementerian Perhubungan Tiongkok mengimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan jarak jauh hingga kondisi cuaca stabil. Tiongkok juga melaporkan peningkatan 20% dalam jumlah penggunaan layanan transportasi darat akibat kekhawatiran terhadap gangguan penerbangan.

Dampak Ekonomi dan Penyesuaian Sistem Transportasi

Topan Bavi Landa China ini tidak hanya memengaruhi mobilitas, tetapi juga menyebabkan kerugian signifikan bagi sektor pariwisata dan transportasi. Diperkirakan, kerugian akibat pembatalan penerbangan mencapai ratusan juta dolar AS, terutama di daerah yang menjadi pusat pariwisata seperti Hangzhou dan Wuhan. Maskapai penerbangan juga melaporkan peningkatan permintaan tiket refund dan pengembalian uang, dengan hingga 30% pelanggan memilih mengubah rencana perjalanan mereka.

Untuk mengatasi kekacauan, pemerintah Tiongkok berupaya mempercepat pembersihan air dan memperbaiki infrastruktur bandara. Pihak berwenang mengirimkan tim darurat ke beberapa bandara utama untuk mengamati kondisi dan mempercepat kembali operasional. Meski begitu, sejumlah jadwal penerbangan masih tertunda hingga hari Selasa, dengan harapan kondisi cuaca akan membaik. Tiongkok juga melaporkan kejadian serupa di beberapa tahun sebelumnya, namun intensitas dan cakupan Topan Bavi tahun ini lebih luas.

Kota-kota terkena dampak terparah termasuk Shanghai, yang mengalami kehilangan hingga 1.500 jadwal penerbangan dalam sehari. Di Hangzhou, jumlah pembatalan mencapai 800 jadwal, sementara di Wuhan, 500 penerbangan dibatalkan. Kondisi ini menunjukkan seberapa luas dampak Topan Bavi terhadap kehidupan sehari-hari warga Tiongkok. Di sisi lain, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti update terkini dari Badan Meteorologi setempat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Leave a comment πŸ’¬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *