Lolos Magang Internasional di Thailand, Mahasiswi Untag Surabaya Bagikan Tips Sukses
Topics Covered – Surabaya – Mahasiswi Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Annisa Putri Anggraini, berhasil memperoleh kesempatan magang internasional di Thailand. Ia menjalani program ini di Santiburi Koh Samui, sebuah hotel berbintang lima yang terletak di Negeri Gajah Putih. Pengalaman ini menjadi momen penting bagi Annisa dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris dan memahami dinamika kerja di industri hospitality internasional. Dalam prosesnya, ia membagikan sejumlah tips sukses yang bisa menjadi referensi bagi calon mahasiswa lain.
Menjelajahi Pengalaman Magang di Thailand
Magang di Santiburi Koh Samui memberikan Annisa wawasan mendalam tentang standar pelayanan global. Sebagai spa receptionist, ia terlibat langsung dalam menangani kebutuhan tamu, baik dalam layanan kecantikan maupun aspek administratif. Ini bukan hanya tentang kemampuan berkomunikasi, tetapi juga tentang kesabaran, etika kerja, dan adaptasi terhadap lingkungan baru. Selama masa magang, Annisa juga mengamati cara kerja tim dan manajemen operasional yang lebih terstruktur dibandingkan di Indonesia.
Topics Covered terutama menggali tentang perbedaan budaya kerja antar negara. Annisa menyadari bahwa di Thailand, keterbukaan dan keterlibatan aktif dalam proses keputusan menjadi nilai tambah. Dalam skenario kerja, ia belajar menghargai kepercayaan yang diberikan kepada staf muda dan bagaimana berpikir kritis diperlukan untuk mengatasi tantangan yang muncul. Selain itu, ia juga mengasah kemampuan multitasking, terutama dalam menangani permintaan tamu yang bervariasi.
Strategi Persiapan untuk Lolos Magang Internasional
Annisa menjelaskan bahwa keberhasilan dalam mengikuti program magang internasional bergantung pada persiapan yang cermat. Menurutnya, esai dan wawancara menjadi bagian kritis dari seleksi. Dalam esainya, ia memaparkan visi jangka panjang tentang bagaimana pengalaman ini akan membantu karier di masa depan. Sementara itu, dalam wawancara, ia menekankan kompetensi teknis dan keinginan untuk belajar lebih dalam. Persiapan ini termasuk dalam Topics Covered yang menjadi fokus utama untuk memastikan proses perekrutan berjalan lancar.
“Salah satu kunci sukses adalah menggabungkan pengetahuan akademik dengan pengalaman praktis. Saya juga berlatih berbicara dengan berbagai kalangan, termasuk pelanggan, resepsionis, dan manajer, agar lebih siap menghadapi lingkungan kerja yang dinamis,” tutur Annisa.
Selain itu, ia menyarankan untuk mempelajari profil perusahaan secara mendalam, mencari informasi tentang kebijakan perusahaan, dan memahami visi misi mereka. Dengan demikian, peserta magang dapat menyesuaikan diri lebih cepat dan menunjukkan keseriusan dalam membangun hubungan kerja yang produktif.
Topics Covered juga mencakup aspek adaptasi budaya yang menjadi tantangan utama bagi mahasiswa internasional. Annisa menekankan bahwa memahami norma sosial dan bahasa lokal (dalam kasus ini, bahasa Thai) sangat membantu dalam menjalin hubungan dengan rekan kerja dan tamu. Ia merekomendasikan untuk mengikuti kursus bahasa atau menonton film berbahasa Thai sebelum tiba di lokasi magang. Keterampilan ini, menurutnya, tidak hanya memperkuat kemampuan berkomunikasi tetapi juga membangun rasa percaya dan kerja sama yang baik.
Pengalaman magang di Thailand menjadi pembelajaran berharga bagi Annisa. Dalam lingkungan yang kompetitif, ia belajar mengatur waktu dengan efektif, mengelola stres, dan tetap menjaga kualitas kerja. Menurutnya, ini adalah bagian dari Topics Covered yang menggambarkan perjalanan pengembangan diri melalui pengalaman langsung di luar negeri. Selain itu, ia juga menyadari pentingnya profesionalisme dalam setiap interaksi, baik secara langsung maupun melalui komunikasi digital.
Annisa berharap pengalaman magang ini bisa menjadi fondasi untuk langkah lebih besar ke masa depan. Dengan memperoleh pengalaman kerja internasional, ia berharap dapat memperluas jaringan profesional dan mengembangkan minat untuk berkarier di luar negeri. Dalam Topics Covered, ia juga mengungkapkan bahwa magang bukan hanya tentang menyelesaikan tugas, tetapi juga tentang membangun kesadaran akan nilai-nilai kerja yang relevan di berbagai konteks budaya.
