Latest Program: FTUI Perkuat Sinergi Hilirisasi Teknologi dan Inovasi pada Dies Natalis ke-62
Latest Program – Dalam rangka merayakan Dies Natalis ke-62, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) menggelar acara yang menjadi bagian dari Latest Program mereka dalam mendorong sinergi antara hilirisasi teknologi dan inovasi. Acara berlangsung di Smart Auditorium Adikarsa Keteknikan, Kampus FTUI Depok, pada Jumat (17/7) lalu, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Rektor UI Bidang Akademik Prof. Ir. Mahmud Sudibandriyo serta Sekretaris Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Sekretaris Utama BKPM Mohamad Rudy Salahuddin. Latest Program ini dirancang untuk memperkuat kemitraan antar-sektor dan mendorong pengembangan ekosistem inovasi yang berkelanjutan.
Komitmen FTUI dalam Membangun Ekosistem Inovatif
Tema utama acara Dies Natalis ke-62, “Engineering Innovation for Sustainable Industry and Future Society,” menggambarkan komitmen FTUI dalam menjadikan teknologi sebagai pendorong utama transformasi industri. Dalam Latest Program ini, fokus dibuat pada bagaimana inovasi teknologi dapat diintegrasikan ke dalam proses hilirisasi, yang merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing sektor manufaktur nasional. FTUI, sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi di Indonesia, terus berupaya menjadi pusat keunggulan dalam penerapan ilmu teknik untuk menghasilkan solusi berkelanjutan.
“Dengan Latest Program ini, FTUI ingin menunjukkan bahwa engineering tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang keterlibatan aktif dalam membangun industri yang lebih inovatif dan berkelanjutan,” kata Prof. Ir. Mahmud Sudibandriyo. Ia menekankan bahwa perayaan Dies Natalis ini menjadi momentum untuk mengapresiasi sejarah FTUI selama 62 tahun sekaligus menyoroti peran universitas dalam memperkuat sinergi antara pendidikan, penelitian, dan penerapan teknologi.
Pengembangan Hilirisasi Teknologi sebagai Motor Pertumbuhan
Sesi pidato oleh Mohamad Rudy Salahuddin menyoroti pentingnya hilirisasi teknologi dalam menopang pertumbuhan ekonomi. Ia menjelaskan bahwa realisasi investasi pada semester pertama 2026 mencapai angka sekitar 30 persen, atau sebesar Rp300,1 triliun, yang menunjukkan konsistensi program hilirisasi sebagai penggerak utama industri. Latest Program yang diusung FTUI bertujuan memperkuat kontribusi universitas dalam memastikan bahwa inovasi teknologi tidak hanya menghasilkan produk baru, tetapi juga mendorong pemerataan ekonomi melalui keterlibatan masyarakat luas.
“Kebijakan hilirisasi saat ini tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menitikberatkan pada kualitas investasi yang mampu menyerap 1,4 juta tenaga kerja langsung dan berkontribusi pada pemerataan ekonomi hingga 50,2 persen di luar Pulau Jawa,” tambah Rudy Salahuddin. Ia menegaskan bahwa Latest Program ini merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan pasar global dengan membangun kemitraan yang lebih luas antara akademisi, pengusaha, dan pemerintah.
Acara Dies Natalis ke-62 FTUI juga menjadi panggung untuk memperkenalkan inisiatif-inisiatif Latest Program yang telah dirancang. Beberapa proyek kolaboratif antara FTUI dan perusahaan swasta, termasuk pengembangan teknologi green energy serta otomatisasi produksi, dipamerkan dalam sesi pameran dan diskusi. Selain itu, acara ini melibatkan partisipasi aktif dari mahasiswa, dosen, dan alumni yang berkontribusi dalam memperkuat jaringan sinergi antar-sektor.
Salah satu Latest Program yang paling menonjol adalah kebijakan pengembangan teknologi berbasis keberlanjutan. Rudy Salahuddin menekankan bahwa Latest Program ini akan fokus pada teknologi yang ramah lingkungan, seperti pemanfaatan energi terbarukan dan pembuatan produk daur ulang. “Dengan mengintegrasikan inovasi teknologi ke dalam kebijakan nasional, kita dapat memastikan bahwa pertumbuhan industri tidak hanya cepat, tetapi juga berdampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
Komunitas FTUI berharap Latest Program yang dicanangkan pada Dies Natalis ini mampu menjadi fondasi untuk mempercepat hilirisasi teknologi di Indonesia. Dengan menggandeng berbagai pihak, FTUI ingin menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan inovasi sekaligus memastikan bahwa teknologi terus berkontribusi pada kesejahteraan sosial. Program ini juga diharapkan mendorong generasi muda untuk terlibat aktif dalam menciptakan solusi teknologi yang relevan dengan tantangan era digital saat ini.
