𝕏 f WA
News

Integrated Terminal Kertapati Jadi Kunci Distribusi Energi Multimoda di Sumatra Selatan

Share: 𝕏 Twitter Facebook
Integrated Terminal Kertapati Jadi Kunci Distribusi Energi Multimoda di Sumatra Selatan
Foto : Anthony Jones - beritanaya.com

Integrated Terminal Kertapati Jadi Kunci Distribusi Energi

Beritanaya.com – PALEMBANG — Sistem logistik terintegrasi menjadi fondasi utama dalam memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat Sumatera Selatan. Integrated Terminal Kertapati Jadi Kunci keberhasilan distribusi energi multimoda yang menghubungkan berbagai moda transportasi di kawasan ini. Melalui operasional terminal yang modern, pasokan BBM dapat mencapai daerah-daerah terpencil maupun pusat kota dengan lebih efisien dan andal.

Terminal Terpadu Kertapati merupakan salah satu fasilitas strategis yang dikelola oleh PT Pertamina (Persero) untuk mendukung kelancaran distribusi energi di wilayah Sumatera Bagian Selatan. Dengan kapasitas penyimpanan yang besar dan sistem penyaluran yang terintegrasi, terminal ini mampu melayani kebutuhan BBM dalam skala regional. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuan mengintegrasikan tiga moda transportasi utama, yaitu transportasi sungai, darat, dan kereta api.

Operasional dan Fasilitas Terminal

Fasilitas Integrated Terminal Kertapati dilengkapi dengan berbagai infrastruktur pendukung yang memastikan operasional berjalan optimal. Area penerimaan bahan bakar minyak dirancang untuk menerima pasokan dari berbagai sumber, termasuk melalui jalur sungai Musi yang menjadi urat nadi transportasi di wilayah Palembang. Tangki-tangki penyimpanan dengan kapasitas besar memungkinkan terminal menyimpan BBM dalam jumlah signifikan untuk memenuhi permintaan pasar.

Sistem penyaluran yang terintegrasi memungkinkan distribusi BBM dilakukan secara simultan melalui berbagai moda transportasi. Mobil tangki menjadi tulang punggung distribusi harian, menyalurkan BBM ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di seluruh Sumatera Selatan. Selain itu, jalur kereta api juga dimanfaatkan untuk mengangkut BBM dalam jumlah besar ke berbagai titik distribusi di wilayah pedalaman.

Kunjungan Inspeksi dan Evaluasi Operasional

Kegiatan Management Walkthrough (MWT) yang diselenggarakan pada hari Rabu, tanggal 22 Juli 2024, memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi operasional terminal. Mochamad Iriawan, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), melakukan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas strategis di Integrated Terminal Kertapati. Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi keandalan operasional dan mengidentifikasi area yang perlu peningkatan.

Dalam kunjungan tersebut, Iriawan memeriksa berbagai komponen operasional mulai dari area penerimaan, tangki penyimpanan, hingga sistem penyaluran yang terintegrasi. Ia juga meninjau langsung proses bongkar muat BBM melalui jalur sungai dan evaluasi terhadap armada mobil tangki yang beroperasi. Evaluasi menyeluruh ini memastikan bahwa terminal dapat beroperasi dengan efisiensi maksimal.

“Keunggulan utama IT Kertapati terletak pada integrasi berbagai moda transportasi. Kombinasi jalur Sungai Musi, transportasi darat, dan kereta api menjadikan distribusi energi lebih fleksibel dan efisien, sehingga mampu menjangkau berbagai wilayah di Sumatra Bagian Selatan secara optimal,” ujar Iriawan dalam keterangannya, Kamis (23/7).

Dampak terhadap Ekonomi Regional

Keberadaan Integrated Terminal Kertapati memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian regional Sumatera Selatan. Dengan sistem distribusi yang handal, harga BBM di berbagai daerah dapat lebih stabil karena minimnya gangguan logistik. Masyarakat dan pelaku usaha di wilayah pedalaman kini dapat mengakses BBM dengan lebih mudah dan terjangkau.

Selain itu, terminal ini juga berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Mulai dari tenaga kerja di area operasional terminal, pengemudi mobil tangki, hingga staf pendukung lainnya, banyak masyarakat sekitar yang mendapatkan kesempatan kerja. Kontribusi ekonomi ini semakin diperkuat dengan meningkatnya aktivitas perdagangan dan industri di wilayah yang dilayani oleh terminal.

Adaptasi terhadap Kondisi Geografis

Karakteristik geografis Sumatera Selatan yang unik menuntut pendekatan logistik yang fleksibel dan adaptif. Wilayah yang dilintasi oleh Sungai Musi dan berbagai anak sungainya memerlukan sistem distribusi yang memanfaatkan jalur air sebagai alternatif transportasi. Integrated Terminal Kertapati Jadi Kunci dalam mengatasi tantangan ini dengan mengintegrasikan transportasi sungai ke dalam sistem distribusi utamanya.

Pendekatan multimoda ini memungkinkan terminal untuk menyesuaikan strategi distribusi berdasarkan kondisi geografis dan kebutuhan pasar. Pada musim kemarau ketika permukaan sungai menurun, terminal dapat meningkatkan penggunaan transportasi darat dan kereta api. Sebaliknya, pada musim hujan, jalur sungai dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk distribusi BBM.

Perkembangan dan Masa Depan Terminal

Pertamina terus melakukan berbagai peningkatan dan pengembangan terhadap Integrated Terminal Kertapati untuk memastikan terminal tetap relevan dengan kebutuhan masa depan. Investasi dalam teknologi dan infrastruktur dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi operasional. Pengembangan sistem informasi terintegrasi juga menjadi prioritas untuk memantau distribusi BBM secara real-time.

Dengan komitmen terhadap peningkatan kualitas layanan, Integrated Terminal Kertapati diproyeksikan menjadi pusat distribusi energi multimoda yang semakin penting bagi Sumatera Selatan dan kawasan sekitarnya. Keberhasilan operasional terminal ini tidak hanya berdampak pada ketersediaan BBM, tetapi juga pada stabilitas ekonomi regional dan kesejahteraan masyarakat.

Leave a comment 💬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *