Diduga Mabuk, Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan AH Nasution Bandung
Beritanaya.com – Diduga mabuk pengendara motor tewas setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan AH Nasution No. 150, Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (13/9/2026) dini hari saat korban melaju dari arah timur menuju barat.
Korban berinisial JP, 33 tahun, warga Rancaekek, Kabupaten Bandung. Saat kejadian, JP mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul dengan nomor polisi D 4292 WX.
Motor Menabrak Trotoar di Sisi Kiri Jalan
Berdasarkan penanganan awal kepolisian, korban diduga kehilangan kendali ketika tiba di lokasi kejadian. Sepeda motor yang dikendarainya kemudian menabrak trotoar di sisi kiri Jalan AH Nasution.
Akibat benturan tersebut, motor terpental ke depan. JP terhempas ke aspal dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Kecelakaan ini merupakan kecelakaan tunggal tanpa keterlibatan kendaraan lain.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung AKP Fiekry Adi Perdana menjelaskan bahwa korban melaju dari arah timur menuju barat sebelum kendaraannya tak terkendali.
“Korban melaju di Jalan AH Nasution dari arah Timur ke Barat yang kemudian setibanya di TKP hilang kendali atas kendaraan yang dikendarainya, sehingga kemudian menabrak trotoar jalan sebelah kiri dan selanjutnya kendaraan tersebut terlempar ke depan, sedangkan pengendara kendaraan terhempas ke aspal jalan,” kata Fiekry.
Petugas memastikan korban meninggal dunia di lokasi kecelakaan. Diduga mabuk pengendara motor tewas dalam insiden tersebut masih didalami oleh polisi melalui pemeriksaan di tempat kejadian dan barang bukti yang ditemukan.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Amankan Barang Bukti
Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kecelakaan. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menelusuri posisi kendaraan, arah perjalanan korban, serta kondisi jalan di sekitar trotoar yang ditabrak.
Sejumlah barang bukti juga diamankan sebagai bagian dari penyelidikan. Langkah tersebut diperlukan untuk membantu kepolisian menyusun kronologi secara utuh, termasuk faktor yang menyebabkan korban kehilangan kendali.
“Korban meninggal dunia di TKP,” ujar Fiekry.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan lebih rinci mengenai penyebab pasti kecelakaan. Dugaan mengenai kondisi korban sebelum berkendara tetap memerlukan pembuktian melalui proses pemeriksaan kepolisian.
Pengendara Diimbau Menjaga Kondisi dan Konsentrasi
Kecelakaan tunggal di Jalan AH Nasution menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi fisik sebelum berkendara, terutama pada dini hari. Rasa lelah, mengantuk, atau kurang fokus dapat memengaruhi kemampuan pengendara dalam mengendalikan motor dan merespons situasi di jalan.
Pengendara juga perlu memeriksa kelayakan kendaraan sebelum digunakan. Kondisi rem, ban, lampu, setang, dan bagian penting lain perlu dipastikan berfungsi dengan baik agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
Selain itu, kecepatan kendaraan harus disesuaikan dengan kondisi jalan. Trotoar, pembatas jalan, lubang, dan perubahan kontur jalan dapat menjadi bahaya apabila pengendara melaju terlalu dekat dengan tepi jalan atau kehilangan konsentrasi.
Apabila sedang tidak fit atau telah mengonsumsi sesuatu yang dapat memengaruhi kesadaran serta refleks, pengendara sebaiknya tidak mengemudikan kendaraan. Memilih transportasi umum, kendaraan daring, atau meminta bantuan orang lain menjadi pilihan yang lebih aman.
FAQ Kecelakaan Pengendara Motor di Bandung
Di mana lokasi kecelakaan tersebut?
Kecelakaan terjadi di Jalan AH Nasution No. 150, Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.
Apakah ada kendaraan lain yang terlibat?
Penanganan awal menunjukkan peristiwa ini merupakan kecelakaan tunggal. Motor korban menabrak trotoar di sisi kiri jalan setelah diduga kehilangan kendali.
Apa yang dilakukan polisi setelah kejadian?
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti untuk mendalami penyebab kecelakaan.
