Jatim Terkini

Respons UINSA Surabaya Setelah Didemo Mahasiswa Terkait Penolakan Rektor Dua Periode

Respons UINSA Surabaya Setelah Didemo Mahasiswa Terkait Penolakan Rektor Dua Periode
Foto : Emily Martinez - beritanaya.com

Respons UINSA Surabaya Setelah Didemo Mahasiswa

Beritanaya.com – Respons UINSA Surabaya Setelah Didemo Mahasiswa terkait penolakan Akh. Muzakki sebagai rektor periode 2026–2030 masih menunggu keputusan pimpinan kampus. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya telah menerima informasi mengenai aksi tersebut, tetapi belum ada jawaban langsung yang disampaikan kepada mahasiswa.

Aksi mahasiswa itu menjadi perhatian di lingkungan kampus karena menyangkut kepemimpinan UINSA Surabaya pada periode mendatang. Mahasiswa menyampaikan penolakan terhadap Muzakki, sementara pihak kampus menyatakan aspirasi tersebut telah diteruskan kepada pejabat yang memiliki kewenangan untuk memberikan tanggapan.

Kewenangan Ada pada Pimpinan Kampus

Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UINSA Surabaya, Alsamiyah, menjelaskan bahwa perangkat administrasi tidak dapat mengambil keputusan terkait tuntutan peserta aksi. Menurutnya, pihak yang menemui mahasiswa maupun memberikan penjelasan resmi adalah pimpinan universitas.

“Ya, mohon maaf kalau masalah demo itu yang menemui pimpinan. Kami sebagai perangkat administrasi ya, tidak bisa melakukan apapun,” kata Alsamiyah di kantornya, Rabu (16/9).

Penjelasan tersebut mempertegas bahwa biro administrasi memiliki batas tugas dalam persoalan ini. Biro dapat menerima dan menyampaikan informasi, tetapi keputusan mengenai langkah lanjutan terhadap demonstrasi mahasiswa berada di tangan pimpinan UINSA Surabaya.

Alsamiyah juga menyebut informasi mengenai aksi telah disampaikan. Namun, ia tidak dapat memberikan keterangan lebih jauh mengenai substansi penolakan maupun rencana kampus dalam menjawab tuntutan yang disuarakan mahasiswa.

“Ya, sedang ya, kami sampaikan, sudah. Masalah selanjutnya kan ya kita serahkan pimpinan untuk itu, ya, bukan wilayah kami,” ujarnya.

Jadwal Dialog dengan Mahasiswa Belum Ada

Hingga Rabu (16/9), belum diketahui kapan Muzakki akan menemui mahasiswa yang menggelar aksi. Alsamiyah mengatakan rektor yang baru dilantik itu sedang mendampingi perwakilan dari Jakarta dalam agenda peninjauan. Ia belum mengetahui secara pasti lokasi maupun rincian kegiatan tersebut.

“Rencananya? Belum tahu (kapan menemui mahasiswa), iya, belum tahu. Sedang ada dinas keluar untuk tempatnya saya kurang tahu pasti. Ada kan ada peninjauan dari Jakarta,” ucapnya.

Belum adanya jadwal pertemuan membuat mahasiswa masih menanti bentuk komunikasi dari pimpinan universitas. Dialog, pernyataan resmi, atau mekanisme kampus lainnya berpotensi menjadi ruang untuk memberikan penjelasan atas aspirasi yang telah disampaikan dalam demonstrasi.

Respons UINSA Surabaya Setelah Didemo Mahasiswa sejauh ini baru sebatas konfirmasi bahwa aksi tersebut sudah diketahui oleh pihak kampus. Belum ada informasi mengenai keputusan, waktu dialog, maupun jawaban langsung Muzakki terhadap penolakan atas dirinya sebagai rektor periode 2026–2030.

Aspirasi Mahasiswa Menjadi Perhatian Kampus

Demonstrasi di kampus merupakan bentuk penyampaian pandangan mahasiswa terhadap isu yang dianggap berkaitan dengan kehidupan akademik dan tata kelola perguruan tinggi. Dalam situasi ini, kejelasan komunikasi dari pihak berwenang dibutuhkan agar mahasiswa mengetahui bagaimana aspirasi mereka akan ditindaklanjuti.

Pihak administrasi UINSA Surabaya menempatkan diri sebagai penyampai informasi kepada pimpinan. Sementara itu, mahasiswa masih menunggu penjelasan dari pihak yang dapat mengambil kebijakan terkait tuntutan mereka. Perkembangan berikutnya bergantung pada langkah pimpinan setelah agenda yang sedang berlangsung selesai.

Sampai keterangan ini disampaikan, Muzakki disebut telah mengetahui adanya aksi mahasiswa. Namun, belum ada tanggapan sementara yang disampaikan mengenai penolakan tersebut. Karena itu, perhatian kini tertuju pada kemungkinan adanya pertemuan atau pernyataan resmi dari UINSA Surabaya.

FAQ Respons UINSA Surabaya Setelah Didemo Mahasiswa

Apakah UINSA Surabaya sudah mengetahui aksi mahasiswa?

Ya. Alsamiyah menyatakan informasi mengenai demonstrasi mahasiswa sudah disampaikan kepada pimpinan UINSA Surabaya.

Siapa yang berwenang menjawab tuntutan mahasiswa?

Menurut pihak biro administrasi, tanggapan dan keputusan terkait aksi mahasiswa merupakan kewenangan pimpinan kampus, bukan perangkat administrasi.

Kapan Muzakki akan menemui mahasiswa?

Belum ada jadwal yang diketahui hingga Rabu (16/9). Muzakki disebut sedang menjalankan agenda peninjauan bersama perwakilan dari Jakarta.

Leave a comment 💬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *