MF Dikenal Mahir Modifikasi Senjata Airsoft Gun
MF Punya Keahlian Modifikasi Senjata Airsoft – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, telah mengungkap bahwa seseorang yang berinisial MF alias B memiliki keahlian luar biasa dalam memodifikasi senjata airsoft gun. Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, MF diketahui telah menjual senjata tersebut sejak tahun 2023. Keahlian modifikasi senjata yang dimilikinya membuat senjata airsoft gun yang dijualnya memiliki tingkat kekuatan dan kerentanan yang jauh lebih tinggi dari versi aslinya. Polisi menyebut, senjata ini sangat berpotensi membahayakan karena bisa menyebabkan cedera serius hingga kejadian kematian jika tidak dikelola dengan benar.
Keahlian Modifikasi Senjata dan Dampaknya
MF Punya Keahlian Modifikasi Senjata yang memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia mampu mengubah senjata airsoft gun menjadi lebih kuat dengan menambahkan komponen seperti lengan tekanan tinggi, pelatuk khusus, atau bahkan mengganti alur peluru untuk meningkatkan daya tembus. Modifikasi ini tidak hanya meningkatkan performa senjata, tetapi juga meningkatkan risiko kerusakan pada target yang menembak. Menurut Kapolres, pelaku tidak hanya memodifikasi senjata secara teknis, tetapi juga memperhatikan aspek estetika dan fungsionalitas agar produknya menarik minat pembeli.
Selain itu, keahlian modifikasi senjata yang dimiliki MF juga menunjukkan tingkat keseriusannya dalam bisnis ini. Ia menjual senjata airsoft gun dengan harga antara Rp2 juta hingga Rp5 juta per unit, yang merupakan angka yang signifikan dibandingkan dengan harga dasar senjata. Keuntungan yang diperolehnya mencapai Rp100 juta hingga Rp200 juta per bulan, menunjukkan bahwa bisnis ini cukup menguntungkan. Namun, keuntungan ini juga berasosiasi dengan risiko hukum karena pelaku tidak memiliki izin resmi untuk menjual senjata yang sudah dimodifikasi.
Pelaku Diduga Terlibat dalam Perdagangan Senjata Berisiko
MF Punya Keahlian Modifikasi Senjata yang menjadi perhatian pihak berwajib karena senjata yang dihasilkannya bisa berpotensi mengakibatkan kecelakaan. Dalam sebuah wawancara, Kapolres mengungkap bahwa senjata airsoft gun yang dimodifikasi oleh MF bisa menembak dengan kecepatan hingga 120 meter per detik, sehingga sangat berbahaya jika ditembakkan ke bagian tubuh manusia. “MF mengakui bahwa ia sengaja menambahkan modifikasi untuk meningkatkan efek tembus senjata,” kata Aris Wibowo, Kamis. Ia juga menambahkan bahwa pelaku ini cukup pendiam, sehingga investigasi membutuhkan waktu lebih lama untuk mengungkap sumber awal senjata yang dijualnya.
Senjata airsoft gun yang dimodifikasi oleh MF memiliki berbagai jenis kekuatan, mulai dari peluru berat hingga peluru berkecepatan tinggi. Berdasarkan data yang dihimpun, pelaku membeli senjata dari luar daerah secara online, kemudian mengubahnya sesuai dengan kebutuhan pasar. Keahlian modifikasi senjata ini juga membuka peluang bagi MF untuk menjadi pelaku utama dalam perdagangan senjata berisiko di wilayah Jakarta Utara. Polisi masih terus mengejar kasus ini untuk mengetahui bagaimana senjata-senjata tersebut sampai ke tangan pembeli.
Proses Penangkapan dan Upaya Pengungkapan Kasus
Sebelumnya, Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap MF alias B di Jalan Pandjaitan, Jakarta Utara. Ia diduga melakukan tindakan pidana jual beli senjata jenis air gun yang dimodifikasi. Hasil pengungkapan menunjukkan bahwa petugas berhasil mengamankan 22 pucuk senjata dari tangan pelaku. Aris Wibowo menjelaskan bahwa keahlian modifikasi senjata yang dimiliki MF membuatnya bisa menembak dengan akurasi tinggi, sehingga sangat berisiko jika digunakan dalam konteks pertahanan atau permainan tanpa batasan.
Modifikasi senjata yang dilakukan MF juga memperlihatkan bahwa ia memahami teknik-teknik khusus dalam pengembangan senjata. Misalnya, ia bisa menambahkan sistem penembak otomatis atau mengganti komponen seperti magazen dan selang tekanan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. Meski senjata airsoft gun biasanya digunakan untuk kegiatan rekreasi, modifikasi yang dilakukan MF menyebabkan senjata ini bisa dianggap sebagai senjata perang atau senjata serangan. Polisi juga menyarankan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih senjata yang dibeli karena modifikasi bisa memperbesar dampak kecelakaan.
Menurut Aris, keahlian modifikasi senjata ini tidak hanya menarik bagi kalangan pemain profesional, tetapi juga bagi penggemar yang ingin meningkatkan pengalaman bermain mereka. Namun, kegiatan ini juga perlu diawasi agar tidak berujung pada penggunaan senjata secara tidak semestinya. “MF adalah contoh nyata bagaimana seseorang bisa mengubah senjata sederhana menjadi alat yang berisiko tinggi,” ujarnya. Dengan mengetahui keahlian modifikasi senjata yang dimiliki MF, masyarakat semakin sadar akan pentingnya memeriksa keaslian dan keamanan senjata yang dibeli.
