𝕏 f WA
Jatim Terkini

Latest Program: Satgas MBG Probolinggo Temukan Catatan Teknis di Dua SPPG, IPAL Jadi Perhatian

Share: 𝕏 Twitter Facebook
Latest Program: Satgas MBG Probolinggo Temukan Catatan Teknis di Dua SPPG, IPAL Jadi Perhatian

Program MBG Terbaru: Satgas Probolinggo Evaluasi Dua SPPG, IPAL Jadi Fokus Utama

Latest Program – Probolinggo, Jatim – Tim Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Probolinggo melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Dringu. Evaluasi ini bertujuan untuk menilai kinerja program dan mengidentifikasi catatan teknis yang perlu diperbaiki. Dua SPPG yang menjadi fokus evaluasi adalah Kalisalam dan Tamansari. Dalam rangkaian kegiatan, tim juga meninjau kualitas pengelolaan Infrastruktur Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang menjadi isu utama dalam penyelenggaraan program tersebut.

Kinerja MBG Dinilai Memicu Perbaikan Teknis

Secara keseluruhan, pelaksanaan MBG di kedua SPPG dinilai cukup memuaskan, dengan partisipasi masyarakat yang aktif dan distribusi makanan yang terorganisir. Namun, hasil evaluasi mengungkap adanya catatan teknis yang harus diperhatikan, terutama terkait pengelolaan IPAL. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Probolinggo, M Sjaiful Efendi, yang juga Wakil Ketua Satgas MBG, mengungkapkan bahwa IPAL menjadi elemen kritis yang perlu diperbaiki untuk memastikan kelangsungan program.

“Program MBG di Kalisalam dan Tamansari berjalan lancar, tetapi ada beberapa catatan teknis yang perlu diselaraskan, khususnya dalam pengelolaan IPAL. Ini menjadi perhatian utama dalam evaluasi,” ujar Sjaiful Efendi saat mengikuti kegiatan di Kecamatan Dringu, Jumat (19/6).

Dalam proses evaluasi, tim Satgas melakukan kunjungan lapangan, didampingi oleh dr. Hariawan Dwi Tamtomo dari Dinas Kesehatan, Camat Dringu Indah Rohani, serta perwakilan OPD terkait. Diskusi yang diadakan mencakup analisis pengelolaan SPPG, distribusi makanan, serta respons masyarakat terhadap program MBG.

SDN Tamansari 1 Jadi Lokasi Pemantauan Utama

Kunjungan lapangan juga mencakup SDN Tamansari 1, di mana tim Satgas mendapatkan masukan positif dari para guru. dr. Hariawan Dwi Tamtomo menekankan bahwa SPPG Tamansari telah berhasil menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, seiring berjalannya program MBG. “SPPG Tamansari berjalan baik, dan kami mendapat tanggapan positif dari guru dan penerima manfaat saat di SDN Tamansari 1,” tambah dr. Hariawan.

Program MBG dirancang untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi secara gratis, terutama bagi lansia dan keluarga prasejahtera. Sejauh ini, MBG telah menjangkau ribuan warga di Probolinggo, dengan kontribusi pemerintah daerah dan partisipasi aktif dari berbagai OPD. Namun, untuk menjaga kualitas program, evaluasi rutin menjadi langkah penting dalam memastikan semua aspek berjalan sesuai standar.

Ketatnya Evaluasi untuk Tercapainya Target

Evaluasi kali ini terutama menitikberatkan pada pengelolaan IPAL, karena masalah pengolahan air limbah dapat berdampak pada kesehatan lingkungan dan kualitas makanan yang disajikan. Tim Satgas mengunjungi beberapa titik pengelolaan IPAL, termasuk lokasi di Kalisalam dan Tamansari, untuk memastikan proses pengolahan air limbah tidak mengganggu kinerja MBG. “IPAL harus dijaga kebersihannya agar tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat,” jelas Sjaiful Efendi.

Beberapa catatan teknis yang ditemukan meliputi kurangnya fasilitas pengolahan air yang memadai, serta kurangnya pemantauan terhadap kebersihan lingkungan di sekitar SPPG. Selain itu, tim juga menilai metode distribusi makanan dan keefektifan pelatihan bagi para pengelola. Hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk rekomendasi perbaikan, termasuk peningkatan kapasitas OPD dan pelibatan lebih banyak pihak dalam pengawasan program MBG.

“Evaluasi ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan MBG berjalan optimal. Dengan memperbaiki IPAL dan aspek teknis lainnya, kami yakin program ini bisa lebih berdampak pada kesehatan masyarakat,” pungkas Sjaiful Efendi.

Dalam rangka meningkatkan kualitas, Satgas MBG juga akan mengadakan pelatihan khusus bagi pengelola SPPG terkait manajemen IPAL. Selain itu, pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi dengan dinas lingkungan hidup untuk memastikan keberlanjutan program. Kegiatan ini adalah bagian dari upaya terus-menerus untuk memperbaiki kebijakan publik dan mencapai target pembangunan yang lebih baik.

Latest Program – Kebutuhan akan makanan bergizi tetap menjadi prioritas nasional, dengan program MBG sebagai salah satu bentuk implementasinya di tingkat daerah. Probolinggo menjadi salah satu daerah yang aktif dalam penyelenggaraan MBG, dan evaluasi yang dilakukan Satgas MBG diharapkan bisa menjadi bahan referensi untuk program serupa di wilayah lain. Dengan perbaikan terus-menerus, program ini berpotensi memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup warga.

Leave a comment πŸ’¬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *