Malaysia Segera Pulangkan 3 524 Pengungsi Myanmar dalam Tahap Kedua Repatriasi
Beritanaya.com – Malaysia Segera Pulangkan 3 524 Pengungsi Myanmar menjadi bagian dari rencana repatriasi bertahap yang telah disepakati Kuala Lumpur dan Naypyidaw. Kelompok tersebut direncanakan kembali ke Myanmar pada tahap kedua, setelah Malaysia memulangkan 1.476 orang dalam gelombang pertama. Namun, jadwal keberangkatan berikutnya masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak Myanmar.
Rencana ini berkaitan dengan kesepakatan pemulangan sukarela hingga 5.000 pengungsi Myanmar. Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa pelaksanaannya tidak dilakukan sekaligus, melainkan dibagi dalam beberapa fase sesuai kesiapan kedua negara. Dengan demikian, tanggal perjalanan, daftar peserta, dan pengaturan administratif masih perlu dikoordinasikan sebelum tahap kedua dimulai.
Fase Kedua Menunggu Penetapan Jadwal
Menteri Komunikasi Malaysia sekaligus juru bicara pemerintah, Fahmi Fadzil, menyampaikan bahwa 3.524 pengungsi telah masuk dalam kesepakatan bersama Malaysia dan Myanmar. Mereka akan dipulangkan pada kesempatan berikutnya setelah ada kepastian waktu dari negara tujuan.
“Pada fase kedua, sebanyak 3.524 orang pengungsi Myanmar telah disepakati bersama pihak Myanmar, akan diantarkan pulang pada kesempatan berikutnya,” kata Fahmi dalam konferensi pers daring di Putrajaya, Malaysia, Rabu.
Malaysia Segera Pulangkan 3 524 Pengungsi Myanmar bukan berarti keberangkatan telah memiliki tanggal pasti. Fahmi menyebut pemerintah masih menunggu pengumuman dari Myanmar setelah proses fase pertama selesai. Kementerian Dalam Negeri Malaysia akan memberikan informasi lebih lanjut apabila jadwal untuk kelompok kedua telah ditetapkan.
Koordinasi tersebut diperlukan karena repatriasi lintas negara mencakup berbagai persiapan. Selain perjalanan pulang, kedua pemerintah harus menyelaraskan data peserta dan kesiapan penerimaan di Myanmar. Karena itu, belum ada rincian teknis mengenai waktu keberangkatan maupun mekanisme perjalanan bagi kelompok tahap kedua.
Gelombang Pertama Berjumlah 1.476 Pengungsi
Sebelumnya, Malaysia telah memulangkan 1.476 pengungsi Myanmar dalam fase pertama pada Selasa, 29 September. Nama-nama orang dalam kelompok awal tersebut telah disampaikan melalui nota diplomatik pada 13 Agustus 2026. Tahap pertama ini menjadi bagian awal dari kesepakatan repatriasi yang mencakup total 5.000 orang.
Jumlah 1.476 orang pada gelombang pertama ditambah 3.524 orang yang disiapkan untuk fase kedua menghasilkan total 5.000 pengungsi. Angka itu sesuai dengan kesepakatan yang sebelumnya disampaikan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengenai pemulangan sukarela pengungsi Myanmar.
Status sukarela menjadi unsur utama dalam kebijakan tersebut. Pemulangan dilakukan berdasarkan kesepakatan kedua negara dan ditempuh secara bertahap. Pemerintah Malaysia belum mengumumkan adanya perubahan pada jumlah total yang telah disetujui, sehingga fokus saat ini adalah penyelesaian pengaturan untuk kelompok kedua.
Pembicaraan Malaysia dan Myanmar Masih Berlanjut
Malaysia Segera Pulangkan 3 524 Pengungsi Myanmar juga membuka pembahasan lebih luas mengenai pengungsi lain yang masih berada di Malaysia. Fahmi mengatakan Anwar Ibrahim akan berbicara dengan pemimpin Myanmar dalam waktu dekat untuk membahas kemungkinan penerimaan tambahan.
Meski demikian, belum ada angka baru yang diumumkan untuk pengungsi di luar kelompok 5.000 orang. Tidak ada pula jadwal tambahan yang telah dipastikan. Pembicaraan lanjutan itu menunjukkan bahwa kesepakatan saat ini belum tentu menjadi akhir dari komunikasi antara kedua negara mengenai repatriasi.
Bagi publik, perkembangan terpenting yang ditunggu adalah pengumuman resmi setelah Myanmar menetapkan tanggal untuk fase kedua. Sampai saat itu, Malaysia Segera Pulangkan 3 524 Pengungsi Myanmar masih berada pada tahap persiapan dan koordinasi, bukan keberangkatan yang telah dijadwalkan secara terbuka.
FAQ Pemulangan Pengungsi Myanmar dari Malaysia
Kapan 3.524 pengungsi Myanmar akan dipulangkan?
Belum ada tanggal pasti. Pemerintah Malaysia masih menunggu konfirmasi dari Myanmar sebelum Kementerian Dalam Negeri Malaysia mengumumkan jadwal pemulangan tahap kedua.
Apakah seluruh 5.000 pengungsi dipulangkan pada saat yang sama?
Tidak. Pemulangan dilakukan bertahap. Sebanyak 1.476 orang telah masuk gelombang pertama, sedangkan 3.524 orang disiapkan untuk fase kedua.
Apakah ada rencana pemulangan bagi pengungsi lain?
Malaysia membuka peluang pembicaraan mengenai pengungsi lain di luar kelompok yang sudah disepakati. Namun, belum ada jumlah tambahan ataupun jadwal baru yang diumumkan.
Siapa yang akan mengumumkan jadwal tahap kedua?
Setelah ada kepastian tanggal dari Myanmar, Kementerian Dalam Negeri Malaysia akan menyampaikan pengumuman lebih lanjut kepada publik.
