Presiden Prabowo Subianto Diundang Membuka Muktamar NU ke-35 di Jombang
Beritanaya.com – PBNU Undang Presiden Prabowo Membuka Acara Muktamar ke-35 yang akan diselenggarakan di Jombang, Jawa Timur. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah resmi mengirimkan surat undangan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kepala negara tersebut diharapkan dapat hadir dan membuka secara langsung penyelenggaraan Muktamar ke-35 organisasi Islam terbesar di Indonesia. Acara bersejarah ini akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, yang merupakan salah satu pesantren tertua dan terbesar di Nusantara.
Persiapan Menuju Muktamar Lima Tahunan
Saifullah Yusuf, yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Ipul, menyampaikan bahwa agenda lima tahunan tersebut tinggal beberapa minggu lagi untuk dilaksanakan. Sebagai Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35, ia menjelaskan bahwa seluruh persiapan teknis dan non-teknis sedang dikebut. Muktamar dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026 mendatang, dengan berbagai agenda penting yang akan dibahas oleh para ulama dan tokoh NU dari seluruh Indonesia.
PBNU terus melakukan persiapan yang waktunya tinggal 40 hari lagi. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar, ujar Gus Ipul usai pertemuan PWNU dan PCNU se-Jawa Timur, Selasa (21/7).
Menurutnya, undangan resmi sudah dikirimkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar beliau dapat hadir dan membuka Muktamar NU ke-35 di Jombang. Selain itu, konsolidasi dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) serta Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di berbagai daerah juga terus dilakukan untuk memastikan kelancaran acara. Gus Ipul menambahkan bahwa PBNU juga telah menghubungi berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah Jombang dan Jawa Timur, untuk mendukung penyelenggaraan acara ini.
Diharapkan Muktamar akan dibuka secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. PBNU sudah mengundang secara resmi agar beliau dapat membuka Muktamar NU ke-35 di Jombang, katanya.
Muktamar ke-35 ini memiliki makna yang sangat penting bagi organisasi NU. Sebagai forum tertinggi dalam struktur kepengurusan Nahdlatul Ulama, Muktamar menjadi tempat untuk membahas berbagai isu strategis, memilih pengurus baru, dan menentukan arah organisasi untuk lima tahun ke depan. Kehadiran Presiden Prabowo Subianto diharapkan dapat memberikan dukungan dan perhatian lebih dari pemerintah terhadap kegiatan keagamaan dan sosial yang dilakukan oleh NU.
Seluruh rangkaian kegiatan sedang dimatangkan agar sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Dengan waktu yang semakin dekat, PBNU memastikan bahwa semua aspek persiapan telah berjalan optimal. Mulai dari penataan venue, logistik, keamanan, hingga program acara telah direncanakan dengan matang. PBNU juga telah membentuk berbagai panitia kerja yang bertanggung jawab atas setiap segmen penyelenggaraan Muktamar ke-35 di Jombang.
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Muktamar ke-35 ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia. PBNU berharap melalui undangan ini, Presiden dapat memberikan sambutan dan membuka acara secara resmi, yang akan menjadi sejarah baru bagi organisasi NU. Seluruh pengurus dan jamaah NU di seluruh Indonesia menantikan kehadiran Presiden Prabowo di Jombang pada Agustus 2026 mendatang.
