Satrio Pamungkas: Nostalgia Jadi Kekuatan Adaptasi Avatar: The Last Airbender
Beritanaya.com – Pengamat perfilman dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Satrio Pamungkas, memberikan penilaian positif terhadap serial live-action Avatar: The Last Airbender. Menurut akademisi yang dikenal dengan panggilan Pepo, transformasi ini bukan sekadar perpindahan medium dari animasi ke layar lebar. Lebih dari itu, serial ini mengungkap peran vital nostalgia serta komunitas penggemar lama sebagai aset berharga bagi industri hiburan.
Karya-karya yang sudah memiliki basis penggemar solid diyakini memberikan kepercayaan diri lebih besar kepada para produser untuk menghadirkan kembali cerita tersebut. Pepo menekankan bahwa fenomena nostalgia dalam ranah seni hiburan merupakan hal yang tak bisa dipungkiri, bahkan memiliki kekuatan yang luar biasa.
“Nostalgia dalam seni hiburan itu pasti, bahkan sangat kuat. Apalagi kalau sebuah karya memang sudah mempunyai basis penonton yang banyak,” ujar Pepo dalam siaran persnya pada Selasa (21/7).
Beberapa contoh karya yang disebutkan Pepo antara lain Dragon Ball dan Doraemon, yang semuanya memiliki komunitas penggemar sangat besar. The Last Airbender sendiri, sejak pertama kali diluncurkan, telah menarik perhatian banyak penonton.
Strategi Industri Hiburan
Pendapat Pepo selanjutnya menyoroti bagaimana industri akan mengukur keberhasilan adaptasi melalui kemampuan menarik kembali penonton lama. Di sisi lain, proses adaptasi juga berfungsi sebagai jembatan untuk mengenalkan cerita kepada generasi penonton yang lebih muda.
Namun, akademisi IKJ ini mengingatkan bahwa mengandalkan popularitas nama besar saja belum tentu menjamin kesuksesan. Faktor-faktor lain juga perlu dipertimbangkan secara matang dalam proses produksi.
“Termasuk Dragon Ball, Doraemon, atau apa pun yang mempunyai basis penggemar luar biasa. Apalagi The Last Airbender, sejak awal memang sudah memiliki basis penonton yang besar,” sambungnya.
Untuk informasi lebih lanjut seputar dunia perfilman dan hiburan, pembaca dapat mengakses berbagai konten menarik lainnya melalui platform Google News JPNN.com.
