𝕏 f WA
News

Inilah Rumah Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang Digeledah KPK

Share: 𝕏 Twitter Facebook
Inilah Rumah Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang Digeledah KPK
Foto : Anthony Jones - beritanaya.com

Penggeledahan KPK di Kediaman Resmi Bupati Lombok Barat: Rumah Kosong Dikonfirmasi Warga

Beritanaya.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi besar-besaran yang menyasar kediaman pejabat tinggi di wilayah Nusa Tenggara Barat. Kali ini, fokus perhatian adalah Inilah Rumah Bupati Lombok Barat yang menjadi lokasi penggeledahan intensif oleh tim penyidik. Operasi tersebut berlangsung pada Kamis malam, 23 Juli 2026, di kediaman resmi Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Lokasi rumah tersebut berada di kawasan BTN Belencong, tepatnya di Desa Midang, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Konfirmasi Warga Tentang Kediaman Bupati

Informasi mengenai penggeledahan tersebut telah dikonfirmasi oleh warga setempat yang tinggal di sekitar kawasan BTN Belencong. Seorang penduduk yang tidak ingin namanya diungkap media menyatakan bahwa rumah dengan nomor M.18 di Jalan Mutiara memang merupakan tempat tinggal Zaini. Ia menjelaskan bahwa saat tim KPK tiba, rumah tersebut dalam keadaan kosong tanpa penghuni. “Benar sekali, ini rumah Pak Zaini (Bupati Lombok Barat). Namun, saat ini rumah dalam keadaan kosong tanpa penghuni,” ujarnya kepada awak media yang hadir di lokasi.

Kedatangan tim KPK diperkirakan terjadi sekitar pukul 20.20 WITA. Selama proses penggeledahan berlangsung, terlihat empat minibus yang membawa para penyidik terparkir rapi di depan kediaman tersebut. Kehadiran sejumlah kendaraan ini menunjukkan skala operasi yang cukup besar dan melibatkan banyak personel dari KPK.

Urutan Operasi dan Kaitan dengan Operasi Sebelumnya

Kegiatan penggeledahan di rumah pribadi ini dilakukan setelah tim KPK menyelesaikan tugasnya di Pendopo Bupati Lombok Barat. Lokasi pendopo tersebut berada di depan Kantor Bupati Lombok Barat. Saat meninggalkan pendopo, para anggota tim KPK terlihat membawa beberapa koper yang kemudian dimasukkan ke dalam kendaraan mereka. Hal ini mengindikasikan bahwa ada barang-barang yang mungkin menjadi bukti atau dokumen penting yang dibawa dari pendopo.

Hingga saat penggeledahan di rumah pribadi berlangsung, KPK belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kegiatan tersebut. Sebelumnya, pada hari Senin tanggal 20 Juli, KPK telah melaksanakan operasi tangkap tangan yang melibatkan 19 orang. Dari jumlah tersebut, tujuh orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Operasi ini menjadi bagian dari penyelidikan yang lebih luas terkait dugaan korupsi di lingkungan pemerintahan Lombok Barat.

“Iya, betul, ini rumah Pak Zaini (Bupati Lombok Barat). Tapi ini rumah kosong (tidak ada penghuni),” kata seorang warga.

Penggeledahan di Inilah Rumah Bupati Lombok Barat ini menjadi perhatian publik karena menunjukkan intensitas penyelidikan KPK terhadap pejabat daerah. Warga sekitar juga mulai ramai membicarakan kehadiran tim KPK yang datang dengan kendaraan dan membawa peralatan penggeledahan. Hingga kini, belum ada informasi pasti mengenai apa yang ditemukan selama proses penggeledahan berlangsung. Publik menunggu perkembangan lebih lanjut dari KPK terkait hasil operasi ini.

Leave a comment πŸ’¬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *