Pelantikan dan Penutupan Pendidikan Reguler SESKOAL, TNI AL Fokus pada Pengembangan Pemimpin Maritim
Latest Program – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menjadi inspektur upacara wisuda serta penutupan pendidikan reguler di SESKOAL, Jakarta Selatan, pada hari Kamis (18/6). Kegiatan ini diadakan di Auditorium Jos Soedarso, yang menandai penyelesaian program magister terapan strategi operasi laut (M.Tr.Opsla.) untuk angkatan ke-63 tahun 2025 dan penutupan pendidikan bagi angkatan ke-65 tahun 2026.
KSAL menyatakan bahwa SESKOAL, sebagai pusat keunggulan ilmu kelautan dan maritim, telah terbukti dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas yang siap menjadi pemimpin TNI AL dan institusi militer lainnya di masa depan.
Proses Pendidikan yang Menghasilkan Pemimpin Adaptif
Seskoal, sebagai lembaga pendidikan tertinggi TNI AL, fokus pada penguatan kapasitas strategis para perwira. Program ini dirancang untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan analitis, dan membentuk visi kepemimpinan yang relevan dalam menghadapi dinamika global.
Dalam upacara tersebut, 142 perwira siswa dari angkatan ke-63 tahun 2025 berhasil meraih gelar M.Tr.Opsla. Kelompok lulusan terdiri dari perwira TNI AL, AD, AU, Polri, serta dari negara-negara mitra seperti Arab Saudi, Australia, India, Jepang, Malaysia, dan Singapura.
Sementara itu, angkatan ke-65 tahun 2026 telah diselesaikan oleh 129 perwira siswa yang berasal dari berbagai latar belakang. Anggota dari luar negeri termasuk perwira dari Australia, China, India, Korea Selatan, Malaysia, Pakistan, Filipina, dan Singapura turut berpartisipasi dalam program ini.
Penghargaan untuk Lulusan Terbaik
Dua penghargaan khusus diberikan kepada lulusan terpilih. Mayor Laut (P) Abdul Khalik D.M., S.H. dinobatkan sebagai penerima Dharma Wiratama Paripurna. Selain itu, Komisaris Polisi Ali Rahman C.P (Polri) dan Major Brian Lim Tze Yun (Singapura) masing-masing meraih Dharma Wiratama Wijaya Sena serta Dharma Wiratama Sumengkar.
Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI AL dalam membangun generasi pemimpin yang mampu menghadapi tantangan strategis di era globalisasi. Peserta didik yang lulus akan menjadi pilar penting dalam mengembangkan kemampuan operasional dan leadership di bidang kelautan.
