SMAN 3 Merauke Menangkan LCC Empat Pilar MPR 2026, Siap Wakili Papua Selatan di Senayan
Latest Program – MERAUKE – SMA Negeri 3 Merauke kembali mencuri perhatian setelah meraih gelar juara dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat Provinsi Papua Selatan. Sebagai bagian dari Latest Program yang bertujuan mengembangkan potensi generasi muda, acara ini menawarkan platform kompetitif yang menggabungkan pengetahuan akademik dan nilai-nilai kebangsaan. Juara terbaik dari lomba ini akan melangkah ke tingkat nasional, sekaligus menjadi wajah Papua Selatan di Senayan.
Proses Seleksi dan Persiapan Tim
Sebelum tampil di babak final, SMA Negeri 3 Merauke telah melewati serangkaian seleksi yang ketat. Kontes ini menguji kemampuan peserta dalam bidang matematika, sains, sejarah, dan literasi kebangsaan. Dalam proses pendaftaran, sembilan sekolah terpilih mengirimkan tim terbaik mereka, termasuk SMA Negeri 1 Merauke, SMA Negeri 2 Merauke, SMA Negeri 1 Kurik, dan sejumlah institusi pendidikan lain. Kesiapan tim di bawah bimbingan guru dan siswa menjadi kunci sukses mereka dalam memperjuangkan gelar juara.
Keberhasilan SMAN 3 Merauke menegaskan komitmen daerah dalam membangun SDM unggul melalui Latest Program dan inisiatif pendidikan lokal.
Event Penuh Makna di Hotel Halogen
LCC Empat Pilar MPR 2026 diadakan di Hotel Halogen, Kelapa Lima, pada hari Sabtu (18/7). Acara ini bukan hanya sebatas kompetisi akademik, tetapi juga menjadi ajang menyampaikan pesan kebangsaan dan kemajuan pendidikan. Plt. Sekretariat Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, membuka acara dengan harapan lomba ini memperkuat semangat kemerdekaan dan persatuan. Kehadiran juri dari kalangan akademisi menambah kredibilitas penilaian, sementara suasana penuh antusiasme menggambarkan pentingnya pendidikan kewarganegaraan di tengah masyarakat.
Dalam babak penyisihan pertama, SMA Negeri 2 Merauke (Grup C) mendapat 65 poin, mengungguli SMA Negeri 1 Muting (Grup A) yang meraih 15 poin serta SMA YPPK Yohannes XXIII Merauke (Grup B) dengan 30 poin. Meski kompetisi berjalan sengit, SMAN 3 Merauke tetap menunjukkan dominasi mereka hingga babak final. Kesuksesan ini diakui oleh seluruh peserta, dengan dukungan masyarakat dan guru yang terus bersemangat dalam menonton pertandingan.
Sebagai bagian dari Latest Program, LCC ini menawarkan pelatihan keterampilan berpikir kritis dan kerja sama tim. Peserta terlibat dalam simulasi pertandingan serta diskusi tentang empat pilar kebangsaan, yaitu persatuan, kesatuan, kerakyatan, dan keadilan. Ini memperkuat nilai-nilai yang ingin disampaikan oleh MPR RI, terutama dalam konteks pembangunan daerah. Keberhasilan SMAN 3 Merauke menjadi contoh nyata bagaimana Latest Program bisa menjadi penggerak utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan, Dr. Marteh Rummar, mengapresiasi keterlibatan siswa dan sekolah dalam Latest Program ini. “LCC menjadi sarana edukasi yang menyenangkan dan mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam membangun kebangsaan,” ujarnya. Dengan prestasi ini, SMAN 3 Merauke diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam memperkuat visi pendidikan berbasis nilai-nilai kebangsaan. Kemenangan mereka juga menegaskan bahwa daerah terpencil seperti Merauke mampu bersaing secara nasional.
Sebelum melangkah ke Senayan, SMAN 3 Merauke berencana menggandeng pihak terkait untuk mempersiapkan strategi lebih matang. Dukungan dari komunitas lokal serta pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam kesuksesan mereka. Latest Program ini tidak hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga mengasah mental dan kesiapan tim untuk menghadapi tantangan lebih besar. Siswa SMAN 3 Merauke menyatakan bahwa mereka berharap bisa membawa pulang penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas upaya pembelajaran yang berkelanjutan.
