Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin Diangkat Secara Aklamasi Jadi Ketum TP Sriwijaya
Latest Program – JAKARTA – Sultan Baktiar Najamudin resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya pada Musyawarah Besar ke-XIII yang berlangsung di Hotel Redtop, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6). Penunjukan ini dilakukan secara aklamasi oleh seluruh peserta, menandai peningkatan komitmen organisasi untuk mendorong pembangunan daerah. Latest Program yang diusung TP Sriwijaya diharapkan menjadi platform utama dalam menggali potensi masyarakat Sumbangsel dan memperkuat jaringan kegiatan pembangunan yang berkelanjutan.
Visi Pembangunan Berbasis Komunitas Lokal
Dalam pidatonya, Sultan Baktiar Najamudin, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD RI, menegaskan bahwa keberadaan TP Sriwijaya sangat penting dalam mengembangkan Latest Program yang fokus pada kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan peran tokoh lokal sebagai penggerak utama perubahan dan menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mempercepat realisasi visi pembangunan daerah. “Dengan Latest Program yang kita terapkan, kita dapat membangun kepercayaan masyarakat dan memastikan setiap inisiatif memiliki dampak nyata,” tambah Sultan dalam sambutannya.
“Saya sangat berharap Latest Program ini bisa menjadi sarana untuk memperkuat komunitas masyarakat Sumbangsel, serta meningkatkan partisipasi aktif dalam pembangunan,” kata Sultan, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai wakil gubernur Bengkulu.
Sejarah dan Peran TP Sriwijaya dalam Masyarakat
TP Sriwijaya, yang didirikan pada 1968 oleh bekas pejuang tentara dan pelajar dari bagian selatan Sumatra, telah menjadi salah satu paguyuban masyarakat yang paling berpengaruh di Indonesia. Sultan mengungkapkan bahwa organisasi ini memiliki peran strategis dalam menjaga soliditas sosial dan ekonomi masyarakat lokal. “TP Sriwijaya tidak hanya sebagai wadah kegiatan, tapi juga sebagai pilar kebanggaan dan identitas bagi warga Sumbangsel,” jelasnya. Dengan Latest Program yang diusungnya, Sultan ingin menghadirkan inovasi baru dalam memperluas cakupan kegiatan organisasi.
“Kami optimis, dengan Latest Program yang kita siapkan, TP Sriwijaya bisa menjadi motor penggerak pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tegas Sultan saat menyampaikan visi misi periode 2026-2031.
Peran Sultan dalam Mendorong Kolaborasi
Menurut Sultan, keberhasilan Latest Program tergantung pada kerja sama yang kuat antar anggota organisasi. Ia berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda, pelaku usaha, dan tokoh adat, dapat terlibat aktif dalam mewujudkan target pembangunan. “Kolaborasi adalah kunci, karena dengan Latest Program yang solid, kita bisa menciptakan perubahan yang berkelanjutan dan bermakna bagi generasi mendatang,” imbuh Sultan. Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan dan keterampilan sebagai bagian dari Latest Program yang diusungnya.
Sultan menambahkan bahwa Latest Program akan mengintegrasikan berbagai aspek seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi kecil menengah. “Kita tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara holistik,” jelasnya. Ia menyatakan bahwa seluruh program TP Sriwijaya akan dijalankan dengan prinsip transparansi dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
Penunjukan Aklamasi dan Harapan Masa Depan
Penunjukan Sultan sebagai ketum TP Sriwijaya secara aklamasi menunjukkan kesepakatan bersama para peserta Mubes. Sultan mengakui bahwa kepercayaan ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijawab dengan performa maksimal. “Saya siap bekerja keras untuk memastikan Latest Program ini bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata kepada warga Sumbangsel,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa TP Sriwijaya akan terus berperan sebagai mitra pemerintah daerah dalam mengembangkan berbagai sektor.
“Dengan Latest Program yang kita luncurkan, TP Sriwijaya akan menjadi pusat kegiatan yang lebih dinamis dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” tutur Sultan. Ia menargetkan bahwa dalam lima tahun ke depan, organisasi ini akan mengembangkan lebih dari 30 proyek pembangunan yang berbasis komunitas.
Kemajuan TP Sriwijaya dalam Pembangunan Daerah
Sultan Baktiar Najamudin berharap Latest Program yang dicanangkan TP Sriwijaya mampu menarik perhatian lebih banyak mitra dan investor. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan program ini akan diukur berdasarkan tingkat keterlibatan masyarakat dan dampak yang dirasakan secara langsung. “Kita perlu menciptakan Latest Program yang tidak hanya berorientasi pada target jangka pendek, tapi juga membangun fondasi untuk pertumbuhan jangka panjang,” kata Sultan. Ia menekankan bahwa TP Sriwijaya akan terus mengutamakan keberlanjutan dan keseimbangan antara pengembangan ekonomi dengan perlindungan lingkungan.
Lebih lanjut, Sultan menyampaikan bahwa Latest Program akan dijalankan melalui pendekatan bottom-up, di mana masyarakat menjadi pemangku kebijakan utama. “Dengan model ini, kita bisa memastikan bahwa setiap program yang dirancang memiliki relevansi dan keberlanjutan di tingkat lokal,” jelasnya. Sultan juga berharap bahwa Latest Program bisa menjadi contoh sukses bagi organisasi serupa di Indonesia dalam menggerakkan pembangunan melalui partisipasi aktif masyarakat.
“Mari kita bersama-sama membangun Latest Program yang menjadi kebanggaan untuk seluruh warga Sumbangsel. Dengan Latest Program, kita bisa menciptakan perubahan yang berkelanjutan dan bermakna,” pungkas Sultan saat menutup pidatonya.
Program Latest Program yang diusung TP Sriwijaya diharapkan menjadi wadah kolaboratif untuk mempercepat pembangunan daerah. Sultan Baktiar Najamudin, dengan pengalaman sebagai tokoh politik dan sosial, diyakini mampu memimpin organisasi ini menuju level yang lebih tinggi. Dengan Latest Program yang dijalankan secara bersinergi, TP Sriwijaya akan terus menjadi pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumbangsel.
