News

OTT KPK di BNPB saat Bencana Karhutla, Ternyata Ini Kasusnya

OTT KPK di BNPB saat Bencana Karhutla, Ternyata Ini Kasusnya
Foto : Anthony Jones - beritanaya.com

Beritanaya.com – jpnn.com- Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo mengungkap kasus yang diusut lembaga antirasuah itu saat operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Menurut Budi, OTT KPK itu berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa hingga dana siap pakai kebencanaan. "Ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan," kata Budi di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (13/10/2026).

Ketika ditanya apakah OTT tersebut terkait dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ataupun penanganan bencana alam lainnya, Budi mengatakan bahwa hal tersebut akan disampaikan dalam konferensi pers. "Pengadaan barang dan jasa tersebut untuk bencana apa? Itu nanti kami akan sampaikan detailnya saat konferensi pers," katanya.

Selain itu, dia mengatakan KPK pada Selasa malam diagendakan melakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum dari belasan orang tersebut. "Malam ini dijadwalkan dilakukan ekspose di tingkat pimpinan untuk menentukan status hukum dari peristiwa tertangkap tangan ini," ujarnya. Sebelumnya, KPK mengonfirmasi melakukan OTT ke-22 sepanjang 2026 di lingkungan BNPB.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com diGoogle News

Frequently Asked Questions

What is OTT KPK di BNPB saat Bencana?

OTT KPK di BNPB saat Bencana is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does OTT KPK di BNPB saat Bencana matter?

OTT KPK di BNPB saat Bencana matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a comment 💬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *