72,2% Orang Indonesia Tak Sikat Gigi Sebelum Tidur, Biaya Perawatan Membengkak
Visit Agenda – JAKARTA – Menurut survei terbaru, 72,2% penduduk Indonesia mengabaikan langkah penting menyikat gigi sebelum tidur, yang berdampak signifikan pada kesehatan gigi dan biaya perawatan yang meningkat. Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat, PDGI dan organisasi kesehatan internasional seperti WHO memberikan peringatan tentang pentingnya kebiasaan ini untuk mencegah penyakit gigi yang sering terlewatkan.
Visit Agenda: Fakta Menyikat Gigi Sebelum Tidur
Menurut laporan riset Global Oral Health Status Report 2022 yang dirilis oleh WHO, sekitar 27,8% warga Indonesia masih mematuhi kebiasaan menyikat gigi sebelum tidur. Angka ini menunjukkan bahwa kebanyakan orang melewatkan langkah dasar ini, yang sebenarnya bisa mencegah masalah seperti plak, kerusakan enamel, dan karies. Michelle, Country Manager usmile Indonesia & Malaysia, menegaskan bahwa sisa makanan atau minuman manis yang tidak dibersihkan selama tidur bisa memicu pertumbuhan bakteri yang merusak gigi.
Perlu diketahui, air liur yang diproduksi tubuh mengurangi saat tidur menjadi 60-70% dari jumlah normal. Ini membuat mulut lebih rentan terhadap efek negatif dari makanan dan minuman yang tertinggal. Kebiasaan menyikat gigi sebelum tidur menjadi alat pencegahan efektif untuk menjaga kesehatan gigi secara preventif.
Pengaruh Kebiasaan ini pada Biaya Perawatan
Biaya perawatan gigi di Indonesia terus meningkat seiring peningkatan keparahan masalah kesehatan mulut. Dalam laporan WHO, biaya perawatan gigi mencapai USD 100,87 miliar per tahun, menempati urutan ketiga tertinggi di dunia setelah penyakit diabetes dan kardiovaskular. Kebiasaan menyikat gigi sebelum tidur yang tidak terpenuhi berkontribusi pada tingkat keparahan masalah ini, terutama di kalangan masyarakat yang memprioritaskan kebutuhan sehari-hari daripada kesehatan dasar.
Para ahli menunjukkan bahwa penyakit gigi seperti karies dan gigi berlubang tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga memicu biaya pengobatan yang melibatkan perawatan gigi, obat, dan jadwal rutin ke dokter. Dengan kebiasaan menyikat gigi sebelum tidur, risiko komplikasi serius bisa diminimalkan, sehingga mengurangi beban finansial bagi keluarga.
Langkah-Langkah untuk Meningkatkan Kebiasaan
PDGI merekomendasikan penggunaan alat bantu seperti timer, aplikasi pengingat, atau pola rutinitas sebelum tidur untuk membantu masyarakat mengingat kebiasaan menyikat gigi. Michelle juga menekankan bahwa teknik menyikat yang benar serta penggunaan pasta gigi berfluoride sangat penting untuk memastikan efektivitas.
Sebagai bagian dari Visit Agenda, kampanye kesehatan mulut harus disampaikan secara rutin melalui media sosial, acara komunitas, atau kolaborasi dengan pusat perawatan gigi. Dengan meningkatkan kesadaran, kebiasaan menyikat gigi sebelum tidur bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang sehat dan terstruktur.
Kebiasaan menyikat gigi sebelum tidur juga bisa dikaitkan dengan pola hidup sehat secara keseluruhan. Dengan menjaga kesehatan gigi, masyarakat dapat mencegah masalah yang memengaruhi nutrisi, penyerapan makanan, dan bahkan kesehatan kardiovaskular. Visit Agenda bisa menjadi platform untuk mendorong perubahan kebiasaan ini melalui edukasi dan aksi praktis.
Sebagai akhir dari rangkaian artikel ini, penting untuk diingat bahwa kesehatan gigi bukanlah hal kecil. Dengan konsistensi dan kepedulian, kebiasaan menyikat gigi sebelum tidur bisa membantu mencegah masalah yang lebih besar. Visit Agenda terus berkomitmen untuk menyebarkan informasi ini dan menumbuhkan kesadaran kesehatan yang baik di Indonesia.
