News

KPK Geledah Kantor BPK Jateng, Sita Uang Ratusan Juta Rupiah

KPK Geledah Kantor BPK Jateng, Sita Uang Ratusan Juta Rupiah
Foto : Susan Jones - beritanaya.com

KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dalam Penggeledahan di BPK Jateng

Beritanaya.com – Komisi Pemberantasan Korupsi menyita uang tunai bernilai ratusan juta rupiah ketika melakukan penggeledahan di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Tindakan penyidikan ini berkaitan dengan perkara dugaan korupsi yang menyeret Bupati Klaten nonaktif, Hamenang Wajar Ismoyo.

Penggeledahan berlangsung pada Kamis, 22 Oktober, dan tidak hanya menyasar kantor BPK Jateng. Penyidik juga mendatangi dua rumah milik pihak yang berkaitan dengan penanganan perkara tersebut. Dari tiga lokasi itu, KPK mengamankan dokumen serta barang bukti elektronik yang diduga relevan untuk memperkuat penyidikan.

“Saat melakukan penggeledahan di Kantor BPK Jateng, penyidik menemukan dan menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah,”

Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada jurnalis di Jakarta pada Jumat, 23 Oktober. Uang tunai tersebut kini menjadi bagian dari barang bukti yang akan didalami penyidik bersama temuan lain dari rangkaian penggeledahan.

Dokumen dan Perangkat Elektronik Diamankan

Selain uang tunai, penyidik membawa sejumlah dokumen dan perangkat elektronik dari lokasi yang diperiksa. Barang-barang itu diduga mempunyai kaitan dengan dugaan suap yang bertujuan menghapus hasil temuan audit BPK di wilayah Kabupaten Klaten.

“Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan dan menyita beberapa dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga terkait dengan dugaan suap yang dilakukan untuk menghapus hasil temuan audit BPK di wilayah Kabupaten Klaten,”

Audit BPK memiliki peran penting dalam pemeriksaan pengelolaan keuangan dan tanggung jawab keuangan negara. Karena itu, dugaan upaya memengaruhi atau menghapus temuan audit menjadi bagian penting yang tengah ditelusuri dalam perkara ini. Dokumen dan data elektronik yang disita dapat membantu penyidik menelusuri komunikasi, aliran informasi, serta keterkaitan pihak-pihak yang terlibat.

Penggeledahan merupakan salah satu langkah penyidikan untuk mencari dan mengamankan bukti. Dalam proses ini, KPK dapat memeriksa tempat yang diyakini menyimpan dokumen, perangkat, uang, atau benda lain yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana. Barang yang telah disita kemudian akan dianalisis untuk kebutuhan pembuktian perkara.

Berawal dari Operasi Tangkap Tangan

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada 15 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, Hamenang diamankan bersama Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi H Rahmatullah dan 21 orang lainnya.

Sehari kemudian, tepatnya 16 Oktober 2026, KPK mengumumkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten untuk Tahun Anggaran 2025-2026. Mereka adalah Hamenang Wajar Ismoyo, Ahmad Luthfi H Rahmatullah, serta Muhammad Amin Wahyu Utomo dari pihak swasta PT Madani Winasis Creative.

Penetapan tersangka tersebut menandai dimulainya pendalaman terhadap sejumlah dugaan praktik korupsi yang disebut memiliki beberapa pola. KPK menyatakan ada lima klaster dugaan korupsi yang sedang ditangani dalam rangkaian perkara ini.

Lima Klaster Dugaan Korupsi

Klaster pertama berkaitan dengan dugaan suap untuk pengondisian audit BPK. Bagian inilah yang menjadi fokus dari penggeledahan di Kantor BPK Jateng dan dua rumah pihak terkait. Dugaan tersebut menyangkut upaya menghapus temuan hasil audit di Kabupaten Klaten.

Klaster lainnya mencakup dugaan persoalan dalam pengadaan barang dan jasa, perizinan tambang galian C, setoran dari organisasi perangkat daerah atau satuan kerja perangkat daerah, serta setoran yang berkaitan dengan upah pungut. Seluruh rangkaian dugaan itu berada dalam konteks penyidikan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten pada periode anggaran 2025-2026.

Pembagian perkara ke dalam beberapa klaster menunjukkan bahwa penyidik perlu mengurai tiap dugaan secara terpisah, termasuk pihak yang diduga berperan, dokumen pendukung, dan bukti transaksi yang mungkin ditemukan. Namun, keterkaitan antarklaster tetap dapat diperiksa apabila terdapat bukti yang menghubungkan satu peristiwa dengan peristiwa lainnya.

Temuan uang ratusan juta rupiah di Kantor BPK Jateng akan didalami lebih lanjut untuk mengetahui asal-usul, tujuan, serta hubungannya dengan perkara yang sedang ditangani. Pemeriksaan terhadap dokumen dan barang elektronik juga menjadi bagian dari upaya KPK untuk menyusun gambaran lengkap atas dugaan tindak pidana tersebut.

Penyidikan masih berjalan. Langkah penggeledahan dan penyitaan dilakukan untuk memastikan setiap dugaan dapat diuji melalui alat bukti yang sah, termasuk bukti fisik, dokumen, serta data elektronik yang telah diamankan penyidik.

Frequently Asked Questions

What is KPK Geledah Kantor BPK Jateng Sita?

KPK Geledah Kantor BPK Jateng Sita is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does KPK Geledah Kantor BPK Jateng Sita matter?

KPK Geledah Kantor BPK Jateng Sita matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a comment πŸ’¬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *