News

Pertamina Patra Niaga Dorong Perempuan Berdaya & Mandiri

Pertamina Patra Niaga Dorong Perempuan Berdaya & Mandiri
Foto : Susan Brown - beritanaya.com

Pemberdayaan Perempuan Diperkuat Lewat Program Berbasis Potensi Daerah

Beritanaya.com – PT Pertamina Patra Niaga mengembangkan sejumlah program tanggung jawab sosial yang menempatkan perempuan sebagai salah satu penggerak utama kemandirian masyarakat. Inisiatif tersebut dijalankan melalui pendekatan yang menyesuaikan kebutuhan dan potensi lokal di Makassar, Pontianak, serta wilayah sekitar Bandara Internasional Lombok.

Tiga program yang menjadi bagian dari upaya ini adalah PUANMAKARI dari Integrated Terminal Makassar, Posyandu Aster dari Integrated Terminal Pontianak, dan Mina Tenun yang digerakkan Avtur Fuel Terminal BIL. Masing-masing memiliki fokus berbeda, mulai dari perlindungan perempuan dan anak, layanan kesehatan yang terhubung dengan kegiatan ekonomi, hingga penguatan keterampilan masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberi bantuan sesaat. Program dirancang agar warga, terutama perempuan, mempunyai ruang untuk belajar, meningkatkan kemampuan, mengelola peluang usaha, serta mengambil peran lebih besar dalam kehidupan keluarga dan lingkungan sekitarnya.

PUANMAKARI Hadirkan Ruang Aman dan Pembelajaran di Makassar

Di Makassar, PUANMAKARI merupakan singkatan dari Perempuan Mandiri Anak Percaya Diri. Program ini dibangun sebagai pusat pemberdayaan sekaligus perlindungan bagi perempuan dan anak. Kegiatannya mencakup kelas pengasuhan anak, pendidikan anak, kelompok belajar bagi perempuan, pelatihan kewirausahaan, hingga pendampingan terkait persoalan hukum.

Pendekatan seperti ini penting karena kebutuhan perempuan di tingkat komunitas tidak selalu terbatas pada akses ekonomi. Penguatan peran perempuan juga berkaitan dengan pengetahuan tentang pengasuhan, kesempatan memperoleh keterampilan, dukungan ketika menghadapi persoalan, serta keberanian untuk terlibat dalam pengambilan keputusan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

PUANMAKARI telah menjangkau 57 anak, 18 perempuan, 14 warga fakir miskin, dan 11 lansia. Jangkauan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan perempuan dapat memberi dampak lebih luas ketika melibatkan kelompok rentan lain dalam satu ekosistem komunitas.

Selain aktivitas pembelajaran dan pendampingan, program ini mendorong pengembangan usaha olahan hasil laut melalui Dapur Perlawanan. Pengolahan sumber daya yang tersedia di sekitar masyarakat dapat membuka nilai tambah ekonomi, sekaligus memberi ruang bagi warga untuk mengembangkan produk dan keterampilan usaha secara bertahap.

Posyandu Aster Memadukan Layanan Kesehatan dan Peluang Ekonomi

Integrated Terminal Pontianak mengembangkan Posyandu Aster dengan cakupan yang melampaui fungsi layanan kesehatan dasar. Posyandu ini juga menjadi tempat untuk kegiatan edukasi, pengelolaan lingkungan, dan pengembangan kewirausahaan sosial bagi masyarakat.

Model tersebut memperlihatkan bahwa fasilitas yang dekat dengan warga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan yang saling berkaitan. Ketika layanan kesehatan, pembelajaran, kepedulian lingkungan, dan kegiatan ekonomi berada dalam satu ruang komunitas, masyarakat memiliki lebih banyak kesempatan untuk terlibat sesuai kebutuhan mereka.

Melalui CV Aster Kulina Prima, perempuan khususnya memperoleh kesempatan menjalankan aktivitas ekonomi. Usaha ini mencatat omzet sekitar Rp2 juta hingga Rp3,5 juta setiap bulan. Hasilnya dimanfaatkan untuk mendukung operasional posyandu sekaligus menciptakan peluang usaha bagi masyarakat.

Keberadaan kegiatan ekonomi yang menopang layanan sosial menjadi salah satu unsur penting dalam membangun keberlanjutan program komunitas. Pendapatan yang dihasilkan tidak hanya membuka kemungkinan bagi perempuan untuk mengasah kemampuan usaha, tetapi juga membantu mendukung aktivitas yang memberikan manfaat bagi warga sekitar.

Mina Tenun Menyesuaikan Pemberdayaan dengan Karakter Wilayah

Selain Makassar dan Pontianak, Avtur Fuel Terminal BIL turut menjalankan program Mina Tenun. Kehadiran inisiatif ini melengkapi pendekatan Pertamina Patra Niaga dalam mendorong perempuan agar mampu mengembangkan potensi yang ada di daerahnya masing-masing.

Setiap wilayah memiliki kondisi sosial, sumber daya, dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, pola pemberdayaan tidak dapat diterapkan secara seragam. Program yang relevan bagi komunitas pesisir, misalnya, dapat berangkat dari pengolahan hasil laut, sedangkan di daerah lain kegiatan dapat bertumpu pada layanan komunitas, keterampilan produksi, atau pengembangan usaha sosial.

Penyesuaian program dengan kondisi setempat juga membantu masyarakat melihat bahwa peluang kemandirian dapat tumbuh dari sumber daya yang sudah dekat dengan kehidupan sehari-hari. Perempuan dapat mengambil peran melalui keterampilan yang dikuasai, jejaring kelompok belajar, kegiatan usaha, maupun pengelolaan layanan yang bermanfaat bagi lingkungan mereka.

Perempuan sebagai Penggerak Keluarga dan Komunitas

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan menjadi bagian penting dari upaya membangun masyarakat yang kuat dan mandiri. Peran perempuan dipandang tidak terpisahkan dari ketahanan keluarga serta perkembangan komunitas.

“Pertamina Patra Niaga meyakini bahwa perempuan memiliki peran penting sebagai penggerak keluarga dan masyarakat. Karena itu, pemberdayaan perempuan perlu diwujudkan dengan membuka ruang untuk belajar, mengembangkan keterampilan, mengambil keputusan, dan membangun kemandirian ekonomi,” ujar Kitty.

Ruang belajar dan pelatihan dapat menjadi pintu awal bagi perempuan untuk memperluas pilihan dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, akses pada kegiatan ekonomi memungkinkan keterampilan yang diperoleh diterapkan secara nyata. Keduanya perlu berjalan seiring agar pemberdayaan tidak berhenti pada pelatihan, melainkan berkembang menjadi kapasitas yang dapat digunakan secara berkelanjutan.

Ketiga program tersebut menggambarkan bahwa pemberdayaan perempuan dapat dilaksanakan melalui berbagai jalur, dengan tetap memperhatikan kebutuhan warga di tiap daerah. Dari pengasuhan dan perlindungan, layanan kesehatan, penguatan usaha sosial, hingga pemanfaatan potensi lokal, setiap kegiatan membuka kesempatan bagi perempuan untuk semakin aktif membangun kemandirian diri, keluarga, dan komunitasnya.

Frequently Asked Questions

What is Pertamina Patra Niaga Dorong Perempuan Berdaya?

Pertamina Patra Niaga Dorong Perempuan Berdaya is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pertamina Patra Niaga Dorong Perempuan Berdaya matter?

Pertamina Patra Niaga Dorong Perempuan Berdaya matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a comment 💬

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *